0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dongkrak Penjualan, Ini Inovasi dari Menara Santosa

Managing Director PT Menara Santosa, Herman Santosa saat memaparkan materi (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Perubahan perilaku konsumen yang terjadi dihampir semua sekitar menuntut para pelaku bisnis untuk dapat melakukan inovasi dalam melakukan pemasaran. Salah satunya yang dilakukan oleh pengembang property PT Menara Santosa. Dengan mengusung New Retail Concept, melalui inovasi  pemasaran yang dilakukan tersebut diyakini dapat membantu mendongkrak penjualan.

“Sekarang ini bukan jamannya lagi melakukan pemasaran secara konvensional, seperti penggunaan brosur dan maket. Terbukti jika bisnis tersebut tidak mau melakukan perubahan akhirnya banyak yang tutup,” ujar Managing Director PT Menara Santosa, Herman Santosa kepada wartawan, Jumat (15/12).

Oleh karena itu guna menyesuaikan dengan perubahan perilaku konsumen tersebut, PT Menara Santosa memiliki strategi baru dalam hal pemasaran. Yaitu dengan menghadirkan Livingroom café yang berlokasi di Transmart. Melalui café itu, para konsumen bisa melihat produk properti yang diinginkan hanya dengan menggunakan smartphone.

“Jadi coffe shop ini bukan semata-mata sebagai bisnis terbaru kami, tetapi lebih tepatnya sebagai wadah service untuk memberikan kenyamanan kepada konsumen yang ingin melihat produk properti kami,” jelasnya.

Dalam café itu, lanjut dia sudah dilengkapi dengan teknologi multimedia terkini. Diantaranya adalah dengan penggunaan QR code pada maket Menara Santosa. Sehingga saat konsumen melakukan scan QR code itu menggunakan smartphonenya, maka secara otomatis informasi mengenai produk tersebut akan langsung tampil dilayar.

Herman juga menyampaikan, hingga dipenghunjung tahun ini bisnis properti yang dikembangkannya  terbilang cukup stabil jika dibanding tahun sebelumnya. Dari sekian banyak produk property yang ditawarkan, peminat perumahan dianggap lebih banyak jika dibanding dengan apartement.

“Perbandingan antara perumahan dan apartement sekitar 60:40. Tapi lima tahun yang akan datang kemungkinan trend ini bisa berubah,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge