0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Terdapat Genangan di City Walk, Dewan: Bongkar dan Perbaiki

Trotoar di kawasan city walk Jalan Slamet Riyadi yang baru selesai dikerjakan (ist)

Solo – Pengerjaan trotoar di city walk Jalan Slamet Riyadi mendapat sorotan tajam dari legislator. Pasalnya, saat hujan deras Kamis (14/12) kemarin, kawasan trotoar di city walk tepatnya di depan Plasa Sriwedari mengalami genangan.

“Kami menilai pengerjaan pemasangan paving untuk trotoar di Jalan Slamet Riyadi tepatnya depan Plasa Sriwedari sangat buruk,” tandas Ketua Komisi II DPRD Kota Solo, YF Sukasno kepada Timlo.net, Jumat (15/12) petang.

Politisi PDI-Perjuangan itu menilai, jika genangan air timbul lantaran dalam pengerjaan pembuatan trotoar tidak rata. Disamping itu, air juga tidak dapat masuk kedalam inlet lantaran posisinya yang terlalu tinggi. Sehingga, mengakibatkan air hujan menggenang di tepian Jalan Slamet Riyadi. Alhasil, rel kereta api yang ada di sisi selatan jalan tergenang air.

“Mulai dari Plasa Sriwedari ke timur hingga Dalem Wuryoningratan, terdapat genangan sisa air hujan. Apalagi, air dari Jalan Slamet Riyadi juga gak bisa masuk ke inlet yang mengakibatkan air hujan menggenangi rel kereta api. Ini bagaimana pengerjaannya? Apa gak pakai ukuran?” kata Sukasno geram.

Pihaknya menuding jika konsultan pengawas dalam proyek tersebut teledor. Pasalnya, tidak menghitung secara cermat kerataan trotoar dan letak posisi inlet jalan masuk air menuju saluran.

Terkait temuan tersebut, pihaknya mendesak kepada pelaksana proyek untuk memperbaiki.

“Jika perlu bongkar, jangan sampai ada genangan. Wong itu public space kok pembuatannya asal-asalan saja. Kalau perlu OPD (Organisasi Perangkat Daerah-red) tidak perlu bayar jika belum diperbaiki,” tandas Sukasno.

Trotoar di kawasan city walk Jalan Slamet Riyadi yang baru selesai dikerjakan (ist)

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge