0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

3.451 KK di Sukoharjo Belum Miliki Jamban

(Ilustrasi) Proyek jambanisasi (dok.timlo.net/agung widodo)

Sukoharjo — Sebanyak 3.451 keluarga yang tersebar di 12 kecamatan di Sukoharjo belum memiliki jamban dan masih melakukan Buang Air Besar (BAB) di sungai. Pemerintah menggelontorkan anggran sebesar Rp 5,176 miliar untuk pembuatan jamban keluarga dalam rangka mewujudkan Kabupaten Open Defecation Free (ODF).

“Sebelumnya kita sudah melakukan pendataan yang saat ini sedang dilakukan verifikasi ulang. Dari data yang kita punya, ada 3.451 keluarga yang belum memiliki jamban, pemerintah mengaggarkan Rp 5,176 miliar untuk pembuatan jamban keluarga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Nasrudin, Jumat (15/12).

Setiap satu rumah tangga sasaran atau kepala keluarga (KK) akan diberikan bantuan stimulan Rp 1,5 juta untuk pembuatan jamban. Anggaran tersebut dinilai sudah cukup untuk membuat satu unit jamban keluarga yang sehat, sehingga tidak lagi BAB di sungai ataupun di tempat lain secara sembarangan.

Untuk rumah tangga sasaran yang berada di kelurahan, akan mendapatkan bantuan pembuatan jamban dari Bantuan Sosial DKK. Sedangkan untuk di desa, bantuan stimulan pembuatan jamban, melalui Badan Keuangan Daerah.

“Kita sudah ada data by name dan by address, tentu kita harapkan bantuan ini akan tepat sasaran. Bantuan kita berikan dalam bentuk uang, dan nanti dari penerima silakan menggunakannya untuk membuat  jamban dan tidak ada potongan sedikitpun,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge