0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ngaku dari KPK, Pria Ini Digelandang ke Mapolres Klaten

Aryk Wijaya, pria yang mengaku KPK saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Juwiring (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Polsek Juwiring, Klaten menggelandang seorang oknum dari lembaga yang mengatasnamakan KPK. Sebab oknum bernama Aryk Wijaya (34) itu telah meresahkan perangkat Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring.

“Berdasarkan instruksi Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono, anggota yang mengaku dari KPK ini dilimpahkan ke Mapolres Klaten untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Juwiring AKP M Waleri, Jumat (15/12).

Dikatakan, kejadian bermula dari aduan Kepala Desa (Kades) Bulurejo, Marjono, sekitar pukul 09.30 WIB. Ia mengaku didatangi anggota KPK yang bertujuan menanyakan penggunaan Dana Desa.

“Lantas kami jemput ke Mapolsek (Juwiring). Kami melakukan pemeriksaan surat jalan, identitas maupun kartu anggota. Sementara ini masih kami dalami, apakah yang bersangkutan benar- benar anggota KPK atau bukan,” beber AKP Waleri.

Sementara itu, Sekdes Bulurejo Sigit Siswanto mengaku, oknum yang mengatasnamakan KPK tersebut datang ke kantor desa untuk meminjam salinan laporan penggunaan Dana Desa 2016. Selain itu, Aryk Wijaya juga meminta salinan APBDes 2017 untuk mengecek realisasi transfer Dana Desa hingga timbul Silpa.

Jika Aryk Wijaya benar-benar berasal dari KPK, sambung Sigit, dirinya siap memberikan keterangan untuk transparansi Dana Desa. Termasuk jika ditemukan penyimpangan.

“Kecurigaan saya, tanya tentang pembangunan jalan di depan pabrik PT Khocem kok efeknya, larinya tanya-tanya ke Dana Desa. Kalau memang benar ini pemeriksaan dari KPK, kami siap melayani transparan sehingga Dana Desa bisa menjadi lebih baik,” ujar Sigit.

Sedangkan Aryk Wijaya mengaku, dia berasal dari lembaga Komisi Pengawasan Korupsi Tindak Pidana Korupsi (KPK- Tipikor). Alamat kantor berada di Jalan Magelang, Yogyakarta.

“Kami Komisi Pengawasan Korupsi, bukan Pemberantasan. Nanti jika ditemukan penyimpangan, tim yang akan menilai. (Target pengawasan desa di Klaten?) Nanti ada lagi,” kata pria yang mengenakan rompi bertuliskan ‘KPK Tipikor’ ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge