0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Neraca Perdagangan RI Surplus Tipis

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Nilai neraca perdagangan Indonesia pada November 2017 diklaim mengalami surplus sebesar USD 0,13 miliar. Angka ini berasal dari total nilai ekspor sebesar USD 15,28 miliar dan total nilai impor sebesar USD 15,15 miliar.

“Surplus November memang naik tipis, apabila kita dibandingkan dengan surplus dua bulan sebelumnya,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto di Jakarta, Jumat (15/12).

Surplus neraca perdagangan November dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar USD 1,09 miliar. Namun, surplus November terkoreksi oleh defisit neraca perdagangan sektor migas sebesar USD 0,96 miliar.

“Secara rinci, disumbang oleh ekspor migas sebesar USD 1,27 miliar dan impor migas sebesar USD 2,23 miliar. Kemudian, surplus tersebut juga disumbang oleh ekspor sektor non migas sebesar USD 14,01 dan impor sebesar USD 12,92 miliar,” jelasnya.

Secara kumulatif (Januari-November 2017), nilai neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD 12,02 miliar. Dari sisi volume perdagangan, neraca volume perdagangan Indonesia mengalami surplus 30,90 juta ton.

“Hal tersebut didorong oleh surplusnya neraca sektor non migas 33,73 juta ton, namun neraca volume perdagangan sektor migas defisit 0,83 juta ton,” jelasnya.

Neraca perdagangan Indonesia, Januari hingga November, defisit terhadap tiga negara. Di antaranya, Australia sebesar USD 3,32 miliar, terhadap Thailand sebesar USD 3,44 miliar dan terhadap China sebesar USD 11,37 miliar.

“Namun demikian, kita surplus terhadap India USD 1,21 miliar, Amerika Serikat USD 8,98 miliar dan Belanda sebesar USD 2,78 miliar,” jelasnya.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge