0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

KAI Waspadai Sejumlah Lokasi Rawan Bencana di Jalur Utara

Kereta api (merdeka.com)

Timlo.net – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebutkan sejumlah titik rawan bencana di Daops IV. Dari hasil identifikasi, kerawanan bencana yang mengintai adalah banjir, longsor, dan ambles.

“Soal bencana ada kerawanan karena saat ini juga memasuki cuaca ekstrem,” jelas Manajer Humas PT KAI Daops IV, Edy Koeswoyo, Jumat (15/12).

Edy mengatakan untuk titik rawan banjir ada di Poncol, Tawang, Kalibodri, Kedungjati, dan Karangjati. Rawan longsor di Koripan, Cepu, dan Kedungjati. Sementara rawan amblas ada di Kedungjati dan Gambringan.

“Kita siapkan alat material untuk siaga di tujuh stasiun sebagai langkah antisipasi. Yakni di Stasiun Pemalang, Pekalongan, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Brumbung, Gundih dan Cepu,” paparnya.

Selain bencana, PT KAI Daops IV juga memerhatikan perlintasan sebidang. Menurut Edy di wilayahnya terdapat 512 perlintasan sebidang.

“Yang resmi dan dijaga ada 109,” katanya.

Sementara perlintasan sebidang yang sudah dipatok ada di 114 lokasi.

“Kita menyiapkan 86 petugas ekstra untuk PJL dan 27 petugas pemeriksa jalan rel selama musim Natal dan Tahun Baru,” ungkap Edy. Petugas tambahan tersebut bertujuan memeriksa dan menjaga jalur kereta api lancar selama perjalanan.

Edy memprediksi lonjakan penumpang terjadi pada 24 dan 25 Desember 2017 pada Natal serta 29 Desember 2017 dan 1 Januari 2018 untuk Tahun Baru.

“Kondisi normal jumlah penumpang setiap hari kisaran maksimal 14 ribu. Ini nanti saat puncak masa liburan diperkirakan bisa sampai 25 ribu penumpang,” jelasnya.

Untuk kereta tambahan disiapkan KA Sindoro dan KA Argomuria. Sementara kereta tambahan yang melintas di wilayah Daops IV adalah Matarmaja, Kertajaya, Sembrani, dan Brantas.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge