0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

“Star Wars: The Last Jedi”, Film Sekuel Terbaik Tahun Ini

Star Wars The Last Jedi. (dok: timlo.net/ engagdget.com)

Sutradara: Rian Johnson
Tayang: 13 Desember 2017
Genre: Aksi, Petualangan, Fiksi Ilmiah
Durasi: 2 jam 33 menit
Pemeran: Daisy Ridley, John Boyega, Mark Hamill, Adam Driver, Carrie Fisher

Sinopsis:

Rey mengembangkan beberapa kemampuan baru di bawah bimbingan Luke Skywalker. Sementara itu, pasukan Resistance mempersiapkan peperangan dengan the First Order.

Ulasan:

Film sekuel memiliki beban yang lebih berat dibandingkan film pendahulunya. Terutama jika film itu merupakan bagian dari franchise populer atau film pertama mengalami kesuksesan. Film sekuel harus menawarkan sesuatu yang baru dan segar, tapi memiliki gaya dan nuansa yang sama dengan film pertama. Tahun ini, ada beberapa film sekuel yang dirilis seperti “John Wick Chapter 2” dan “The King: Golden Circle”. Sayangnya kedua film itu tidak bisa dikatakan sebagai film sekuel yang sukses. Misalnya “Golden Circle”, sekalipun menampilkan adegan-adegan pertarungan yang baru. Tapi film itu tidak sebagus film yang pertama.

dok: timlo.net/ metro.co.uk

Bila ada film sekuel yang sukses tahun ini, maka film itu adalah “Star Wars: The Last Jedi”. Bisa dikatakan film ini lebih bagus dibandingkan film pertama. Ada dua trilogi “Star Wars” yang sudah dirilis selama beberapa puluh tahun lalu. Keduanya dikenal memiliki pola yang sama. Film pertama adalah perkenalan dengan dunia di dalam “Star Wars”. Dalam film kedua, biasanya digambarkan musuh menang dan pihak tokoh utama kalah. Kemudian, dalam film ketiga, para jagoan menyerang balik dan menang. Para penggemar “Star Wars” menebak jika hal serupa akan terjadi pada film “The Last Jedi” ini. Tapi justru itulah yang membuat film sekuel ini layak disebut sekuel terbaik tahun ini.

dok: timlo.net/thenewyorker.com

Ada banyak kejutan di dalam jalan cerita film ini. Alur cerita dan tema dalam film sekuel ini berbeda dengan film sekuel dalam dua trilogi sebelumnya. Saya punya bayangan seperti apa alur cerita film itu jauh sebelum menontonnya. Tapi semua tebakan saya salah. Contohnya, di akhir film pertama, Rey bertemu dengan Luke Skywalker dan menyerahkan lightsaber miliknya. Dalam bayangan saya, tentunya akan ada dialog dan adegan yang berbobot saat kedua tokoh ini bertemu. Tapi ternyata tebakan saya salah sama sekali. Dalam trailer, Kylo Ren terlihat hendak menembak kapal di mana ibunya, Jenderal Leia berada. Karena Carrie Fisher sudah meninggal akhir tahun 2016, saya beranggapan inilah cara film itu menggambarkan kematian Jenderal Leia. Meninggal di tangan anaknya sendiri. Saya salah lagi.

dok: timlo.net/thewrap.com

Salah satu hal menarik dalam film ini adalah penggambaran tentang baik dan jahat. “The Last Jedi” tidak menggambarkan baik dan jahat seperti warna hitam dan putih. Rey mewakili kebaikan, sementara Kylo mewakili kejahatan. Tapi keduanya memiliki hubungan yang unik dan rumit. Orang tidak melulu baik atau jahat. Tapi mereka memiliki dua sifat itu dan sisi kepribadian yang kompleks. Kita diajak melihat sedikit lebih dalam karakter dan sejarah Rey dan Kylo. Pembahasan soal The Jedi Order juga menarik. Rey dan Luke berada di sebuah kuil kuno di mana Jedi berawal. Luke mengajarkan kepada Rey soal “the force” dan kenapa The Jedi Order harus berakhir.

dok: timlo.net/ popsugar.com

Film ini memiliki alur cerita yang gelap. Pihak Resistance kalah habis-habisan dalam hal jumlah dan persenjataan. Mereka terpojok dan hanya menunggu waktu untuk dimusnahkan First Order. Tapi sekalipun demikian, ada adegan-adegan humor yang benar-benar membuat saya tertawa. Tapi kita tidak hanya dibuat tertawa, ada waktu-waktu di mana emosi kita diaduk-aduk. Sekalipun memiliki durasi panjang, film ini tidak membosankan.

“The Last Jedi” dan “Justice League” sepertinya berbagi pesan yang sama. Keduanya menyatakan jika masih ada harapan. The Resistance sudah hampir musnah beberapa kali dalam film ini. Hanya sedikit yang tersisa. First Order semakin kuat. Sekalipun demikian, masih ada harapan. Dari sisa-sisa yang ada, mereka masih bisa melakukan perlawanan terhadap kekuatan gelap yang menguasai galaksi. Pelajaran lain yang menarik adalah perkataan Master Yoda terhadap Luke. Kegagalan adalah sebuah pelajaran berharga. Justru kegagalanlah yang mengajarkan banyak hal dibandingkan pengalaman lain.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge