0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gas Melon Langka, Dewan: Harus Ada Keseriusan Pihak Terkait

Operasi Pasar elpiji 3 Kg (dok.timlo.net/nanin)

Solo – Kelangkaan dan kenaikan gas elpiji tiga kilogram atau tabung melon di pasaran harus disikapi secara komprehensif. Masing-masing pihak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mengatasi masalah tersebut.

“Pihak terkait, mulai dari Pemerintah Kota (Pemkot), pihak Kepolisian, pelaku usaha dan pihak-pihak terkait lainnya harus duduk bersama mengatasi masalah tersebut,” terang Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto, Kamis (14/12).

Melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), masalah tersebut dapat dibahas. Jika tidak dapat diatasi akan dinaikkan ke tingkat Provinsi hingga ke tingkat pusat.

Terkait kelangkaan elpiji di Kota Solo sendiri, Sugeng mengaku, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Mulai dari panic buying yang dilakukan masyarakat hingga melakukan penimbunan hingga ada ‘tangan jahil’ yang melakukan pelanggaran. Semisal, mengoplos tabung subsidi ukuran 3 kilogram ke dalam tabung non-subsidi 12 kilogram. Pasalnya, sejumlah kasus sudah ada dan terbukti terjadi sebelumnya.

“Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Maka dari itu, dengan adanya komunikasi lintas sektoral ini dapat mengatasi permasalahan tersebut,” katanya.

Disinggung terkait tingginya harga elpiji di tingkat pengecer yang sampai mencapai harga lebih dari Rp 20, Sugeng mengaku, hal tersebut terjadi lantaran berlakunya hukum ekonomi. Pasalnya, ketersediaan gas elpiji yang naik turun tersebut juga turut dimanfaatkan oleh pedagang untuk memperoleh keuntungan.

Jika stok elpiji dapat terjamin secara pasti, maka kenaikan tersebut tidak akan mungkin terjadi.

“Pengontrolan di tingkat pengecer memang kami akui susah. Tapi, jika stok ndapat dipastikan aman, tentu tak akan terjadi kenaikan. kembali pada keseriusan pihak-pihak terkait dalam menentukan ketersediaan elpiji dilapangan,” jelasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge