0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

INAPGOC Sosialisasi APG 2018 di Pusat Perbelanjaan

Atlet difabel andalan Indonesia, Doni Yulianto (kiri) saat kegiatan sosialisasi Asian Para Games 2018 (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Inovasi dilakukan Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) dalam melakukan sosialisasi pelaksanaan Asian Para Games tahun depan. Indonesia merupakan tuah rumah ajang multievent olahraga tingkat Benua Asia untuk atlet penyandang disabilitas pada Oktober 2018 mendatang.

Terobosan dalam sosialisasi yang dilakukan INAPGOC adalah dengan melakukan tur ke beberapa Kota, dan digelar di pusat perbelanjaan. Seperti yang dilakukan INAPGOC saat berkunjung ke Solo, Kamis (14/12) dan bersosialisasi di Solo Grand Mall.

Pelaksanaan Asian Para Games 2018 mendatang, sebanyak 3000 atlet yang merupakan penyandang disabilitas dari 42 negara, akan bersaing mendapatkan prestasi terbaik. 17 cabang olahraga dengan 582 nomor pertandingan dilangsungkan di dua kota yakni Jakarta dan Palembang dalam kurun waktu 6-13 Oktober.

Dengan slogan “The Inspiring Spirit and Energy of Asia, menjadikan aksi para atlet sebagai sumber inspirasi dan motivasi. Slogan tang kuat juga didukung dengan kehadiran maskot Asian Para Games 2018, bernama Momo yang mengambil inspirasi dari burung Elang Bondol.

“Indonesia adalah negara pertama di Asia Tenggara yang terpilih untuk menyelenggarakan Asian Para Games. Momen ini membuat Indonesia memiliki kesempatan untuk membuktikan diri mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri, dan tanpa diskriminasi untuk hidup maju dan berkembang secara adil dan bermartabat,” ungkap Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari.

“Kami memilih pusat perbelanjaan seperti ini adalah agar bisa membaur dengan masyarakat. Lewat sosialisasi ini diharapkan seluruh masyarakat negara Indonesia mendukung penuh kesuksesan baik pelaksanaan maupun prestasi saat Asian Para Games nanti,” imbuhnya.

Salah satu atlet Indonesia yang tergabung dalam pelatnas NPC untuk cabang olahraga balap kursi roda, Doni Yulianto turut diundang dalam sosialisasi. Pihaknya berharap adanya dukungan baik dari masyarakat, khususnya pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan atlet dalam memacu prestasi, seperti keterbatasan peralatan olahraga.

“Atlet-atlet Indonesia memiliki potensi luar biasa. Dengan adanya sarana maupun prasarana yang mendukung, saya yakin prestasi Indonesia akan lebih baik. Bila di Asian Para Games 2014 di Korsel silam kita duduk di peringkat sembilan. Untuk tahun depan, harus bisa naik di posisi lima besar, apalagi Indonesia adalah tuan rumah,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge