0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Indonesia Pamerkan Produk Unggulan ke Chile

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Indonesia memamerkan produk-produk unggulan dalam negeri di negara Chile. Misi Dagang ini merupakan salah satu program unggulan untuk mempromosikan produk dalam negeri ke pasar global. Diharapkan mampu meningkatkan hubungan dagang kedua negara.

“Kami optimis bahwa hasil pelaksanaan Business Matching dapat meningkatkan hubungan dagang antara kedua negara untuk lebih terbuka dan saling menguntungkan,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda di Santiago, Chile, Kamis (14/12).

Dia menjelaskan, beberapa produk yang ditawarkan antara lain adalah minyak kelapa sawit, biodiesel, kendaraan dan peralatan militer, furnitur dan dekorasi rumah. Di mana kurang lebih sebanyak 37 pengusaha asal Chile dipertemukan dengan tujuh pelaku usaha Indonesia dari berbagai sektor unggulan.

“Delegasi bisnis Indonesia menawarkan produk-produk ekspor unggulan terbaik dan terpercaya, kegiatan ini menjadi upaya untuk mempromosikan Indonesia ke pasar global,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan, tren perdagangan antara Indonesia dan Chile mengalami penurunan sebesar 12,09 persen dalam lima tahun terakhir. Total perdagangan pada 2012 tercatat sebesar 381,99 juta dolar AS, sementara pada 2016 turun menjadi 227,15 juta dolar AS atau 29,28 persen.

Pada tahun 2016, sepuluh produk utama dan prospektif Indonesia yang diekspor ke Chile antara lain adalah alas kaki, tekstil dan produk tekstil, elektronik, mesin, makanan olahan, produk kimia, karet dan produk karet, produk kayu, pulp dan furnitur, otomotif dan produk plastik.

Kementerian Perdagangan menilai untuk meningkatkan kembali kinerja perdagangan Indonesia-Chile yang turun dalam lima tahun terakhir, dapat didorong dengan adanya pertemuan-pertemuan serupa guna meningkatkan informasi kepada pengusaha Chile akan produk-produk Indonesia.

Meskipun nilai perdagangan kedua negara mengalami penurunan, Indonesia masih mengantongi surplus kurang lebih sebesar 60,47 juta dolar AS pada 2016, meskipun pada tahun sebelumnya Indonesia mengalami defisit sebesar 26,6 juta dolar AS.

[azz]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge