0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim P4GN Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Sosialisasi antinarkoba oleh Tim P4GN (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar —  Tim Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar menyosialisasikan bahaya konsumsi zat adiktif di Sekipan, Tawangmangu, Rabu (13/12). Sasarannya kalangan pelajar.

“Jangan sampai mengonsumsi ganja agar tidak terjebak dengan yang tidak kita harapkan. Awalnya sekadar tahu, lalu mencicipi dan akhirnya ketagihan. Saat itu, semuanya sudah tidak diperdulikan asalkan bisa mengobati kecanduannya. Ini penting, agar tidak terkena dampak buruknya, apalagi lost generation,” kata Ketua Tim P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo kepada peserta sosialisasi.  

Dia mengatakan, proses rehabilitasi pecandu Narkoba butuh waktu lama.

Kasi Kefarmasian dan Napza Dinas Kesehatan Karanganyar, Anik Dwiyanti menjelaskan, narkotika dibedakan menjadi tiga golongan. Golongan satu ada potensi ketergantungan, golongan dua sedikit ketergantungan, dan golongan tiga paling rendah ketergantungan.

Ia menyinggung pil PCC yang mempunyai campuran obat yang terdiri dari Paracetamol, Caffeine, dan Carisoprodol. Obat itu dapat mempengaruhi sistem syaraf, otak dan mengubah perilaku pemakai (tak sesuai dosis) bisa panik, menurunkan dan menghilangkan kesadaran. Benda-benda itu mudah sekali disamarkan jajanan anak sekolah. 

“Kami investigasi dan hasilnya ternyata isinya Chlorpheniramine Maleate (CTM). Maka dari itu, anak-anak perlu berhati-hati jangan jajan di sekolah sembarangan,” katanya.  

Sedangkan Kaurmintu Satnarkoba Polres Karanganyar Aiptu Darmanto Wisono menjelaskan, kasus Narkoba dan sejenisnya di Kabupaten Karanganyar masih relatif kecil.

“Namun demikian kasus Narkoba tetap ada. Kalau di Tawangmangu masih ada yang menjalani di tahanan,” kata Aiptu Darmanto Wisono.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge