0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penjual Ayam Tiren Terancam Dipidana

Pemusnahan barang bukti bangkai ayam (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Dua tersangka kasus penjualan bangkai ayam terancam pidana penjara selama dua tmtahun. Mereka melanggar pasal 135 UU RI No 18 tahun 2012 tentang Pangan.

“Kasus ini menjadi pelajaran bagi tersangka dan peringatan bagi pelaku lainnya. Jangan coba-coba mengelabui konsumen. Apalagi konsumsi daging bangkai itu berbahaya,” kata Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Gede Yoga Sanjaya kepada Timlo.net, usai rilis kasus itu di RPH Karanganyar, Rabu (13/12) sore.

Menurut keterangan Kasi Keswan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Karanganyar, Fathurrahman, berbagai penyakit menjangkit bangkai ayam. Penyakit itu masih berada di dalam darah ayam mati kemarin (tiren).

“Kalau ayam mati disembelih, darahnya keluar. Namun bangkai ayam itu darahnya masih di dalam tubuh. Jika ayamnya mati karena penyakit seperti AI dan sebagainya, tentu mutlak harus dimusnahkan karena itu bisa menulah. Eh, ini malah dikonsumsi,” katanya.

Residu racun dari dalam darah ayam itu masuk ke tubuh konsumen. Penyakit dari ayam tiren dapat berpindah ke manusia saat proses pengolahan makanan.

Hindari membeli ayam tiren dengan membeli daging segar dan cerah. Tidak ada perdarahan saat daging itu diiris. Bekas penyembelihan juga rapi,” katanya.

Usai kasus itu dirilis, barang bukti berupa 23 ekor bangkai ayam dimusnahkan dengan cara dibakar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge