0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Alfian Tanjung Divonis Bersalah

Sidang Alfian Tanjung (merdeka.com)

Timlo.net – Terdakwa ujaran kebencian, Alfian Tanjung, divonis 2 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Ceramah Alfian di Masjid Mujahidin Tanjung Perak, Surabaya, diyakini mengandung unsur ujaran kebencian.

“Dengan ini menyatakan, mengadili, menghukum terdakwa Alfian Tanjung dengan pidana hukuman penjara selama 2 tahun,” kata Ketua Majelis Hakim PN Surabaya, Dedi Fardiman, Rabu (13/12).

Perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b butir 2 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis. Materi ceramah ustaz Alfian Tanjung dianggap menyinggung PKI, pemerintahan Presiden Joko Widodo serta mengandung unsur ujaran kebencian dengan menghina mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Kasus itu dilaporkan warga bernama Sujadmiko setelah melihat ceramah ustaz Alfian dari konten media sosial di Youtube yang diunggah pada 26 februari 2017. Setelah itu Sujadmiko melaporkan ke pihak polisi.

Hakim ketua kemudian menanyakan langkah dilakukan Alfian Tanjung terkait vonis ini. Setelah berkonsultasi dengan tim penasihat hukum, terdakwa menyatakan banding.

“Saya banding,” kata Alfian Tanjung menjawab pertanyaan Ketua Hakim Dedi Fardiman.

Secara terpisah, Kajari Tanjung Perak, Rachmat Supriyadi selaku salah satu tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyidangkan perkara ini belum bersikap. “Kami pikir-pikir,” ujar Rachmat Supriyadi.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge