0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

3B dalam Ajang Pemilihan Solo Beauty Muslimah 2018

(foto: istimewa)

Timlo.net – Brain, beauty, and behaviour menjadi tiga hal utama yang dikedepankan dalam ajang pemilihan “Solo Beauty Muslimah 2018”. Untuk mencapai goal tersebut, serangakain acara digelar mulai dari technical meeting dan pembekalan, kunjungan budaya, pra event parade, photoshoot session, dan grand final sebagai acara puncak dan penutup dari kegiatan ini.

Pendampingan berlanjut setelah event berakhir merupakan hal terpenting untuk mencetak muslimah-muslimah cantik, cerdas, dan juga santun, sesuai dengan visi dari acara SBM ini. Rangkaian acara tersebut dimulai dari tanggal 9 Desember dan akan berakhir pada 24 Desember 2018.

Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam penyelenggaraan SBM 2018 kali ini, Nadia Sukma selaku founder acara bersama Izzaty Management menggandeng JCI (Junior Chamber International) chapter Solo, sebuah organisasi kepemudaan non profit di bawah naungan PBB.

Selain untuk mensukseskan jalannya acara, bentuk kerjasama tersebut diharapkan dapat memperluas networking dan juga mencapai tujuan bersama yaitu memaksimalkan potensi-potensi generasi muda, salah satunya melalui ajang pemilihan wanita muslim berprestasi.

Technical meeting dan Pembekalan diselenggarakan di Robinson Mall Lantai 2. Pada sesi technical meeting, seluruh peserta SBM mendapatkan materi pendampingan mengenai manner dan public speaking.

“Mereka juga diharuskan mengikuti serangkaian tes psikologi dan grafotes untuk mengetahui potensi dan kecenderungan kepribadian yang mereka miliki. Orang yang memahami potensinya tentu akan lebih maksimal dalam bidang apapun di kehidupan mereka,” ungkap koordinator eksternal SBM 2018, Pulung Priyo Utomo, seperti rilis yang diterima redaksi, Rabu (13/12).

Pada hari kedua, DI robinson Mall Lantai 2, diawali sesi Gathering dan simulasi game, untuk mengakrabkan peserta satu sama lain. Setelah itu peserta SBM melakukan kunjungan budaya di lima tempat terpilih yaitu Batik Gunawan, Museum Keris, Sanggar Tari Saka Gallery Indonesia, Sanggar Tari Semarak Candra Kirana, dan Batik Cempaka.

“Mereka belajar mengenai sejarah batik, asal usul keris dan juga seni budaya tari. Selain mendengar penjelasan langsung dari pakarnya, para peserta berkesempatan untuk mempraktekkan materi yang telah yang mereka peroleh pada saat itu juga seperti membatik dan praktek tari dasar. Seluruh peserta tampak sangat antusias selama mengikuti sesi kunjungan budaya karena mereka dapat melakukan tanya jawab dengan ahlinya di bidang masing-masing. Bahkan banyak peserta yang berminat belajar secara rutin setelah sesi tersebut berakhir,” ungkap Pulung.

Keseruan rangkaian acara SBM tidak berakhir disitu saja. Masih ada dua sesi yang harus diikuti oleh para peserta sebelum acara grand final berlangsung yaitu pra event parade dan photoshoot session. Ada sebuah pesan menarik dari Mbah Seno selaku pemilik dari Sanggar Saka Gallery Indonesia bahwa sejatinya kecantikan seorang wanita bukan terletak pada tampilan luar namun pada “inner beauty-nya”. Kecantikan luar hanyalah sementara namun kecantikan dari dalam tak lekang oleh waktu dan memancar dalam keabadian. (*/ad)

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge