0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menolak Berhubungan Intim, Seorang Gadis Nyaris Tewas Dihajar Pacar

Tersangka Wahyu Hermawan saat digelandang anggota polisi Polsek Jebres (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Seorang wanita nyaris menjadi korban pembunuhan kekasih hatinya setelah menolak untuk diajak berhubungan intim. Korban, TH (37) ini ditemukan tak sadarkan diri dengan luka lebam dibagian wajah dan kepala di kamar kos tersangka yang terletak di Kampung Guwosari RT02/ RW27 Kelurahan/ Kecamatan Jebres, Kota Solo pada Selasa (12/12) malam tadi.

“Korban dianiaya oleh pacarnya lantaran menolak diajak berhubungan layaknya suami istri,” terang Kapolsek Jebres, Kompol Juliana, Rabu (13/12) siang.

Peristiwa bermula saat korban mampir ke kos tersangka, Wahyu Hermawan (37) di kawasan Kampung Guwosari RT02/ RW27 Kelurahan/ Kecamatan Jebres, Kota Solo pada Selasa (12/12) malam tadi. Korban berniat minta bantuan kepada tersangka lantaran ban motor miliknya bocor. Saat berada di kamar kos, tersangka merayu korban untuk diajak berhubungan intim. Akan tetapi, korban menolak lantaran takut jika hamil diluar nikah. Mendapat penolakan tersebut, tersangka kalap dan menganiaya korban.

“Kepala korban dibenturkan ke lantai sebanyak enam kali. Tersangka juga menganiaya korban yang sudah dalam keadaan tak sadarkan diri. Setelah itu, membekap muka korban dengan menggunakan bantal. Lalu, tersangka memastikan jika korban sudah tewas dengan mengecek denyut nadi. Yakin korban tewas, korban meninggalkannya di kamar kos,” jelas Kapolsek.

Usai menganiaya korban, tersangka lalu meninggalkan kamar kos dan menguncinya. Dengan santai, tersangka juga sempat mampir ke warung makan.

Kasus ini terbongkar setelah pemilik kos curiga adanya suara gaduh di kamar kos tersangka. Saat tersangka pergi itulah, pemilik kos memberanikan diri untuk membuka pintu kamar yang awalnya dikunci oleh tersangka. Saat melihat korban dalam keadaan bersimbah darah, pemilik kos langsung menghubungi polisi.

“Mendapat laporan tersebut kami langsung ke TKP untuk mengecek keadaan. Sampai di TKP, anggota kami melarikan korban yang dalam keadaan pingsan dan nyaris tewas itu ke RS dr Oen Kandang Sapi, Jebres untuk dirawat,” jelas Kapolsek.

Tak menunggu waktu lama, polisi langsung melacak keberadaan tersangka. Kurang dari 12 jam, tersangka berhasil dibekuk di rumahnya, di Kawasan Jl Sibela Barat No. 4 RT01/ RW25 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti milik korban yang dibawa kabur tersangka. diantaranya, satu unit motor jenis Honda Beat l 2999 RX, dompet berisi uang Rp206ribu, bantal bersimbah darah dan sebuah handphone merk Oppo.

Sementara itu, tersangka mengaku kesal ditolak berhubungan intim oleh korban. Sebelumnya, tersangka dan korban juga pernah melakukan hubungan intim selama dua kali.

“Dia menolak diajak berhubungan (intim), saya kalap dan menganiaya dia (korban),” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 53 jo 338 tentang Tindak Pidana Percobaan Pembunuhan dan Pasal 365 ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge