0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tulis Ibukota Israel adalah Yerusalem, Buku Pelajaran SD Harus Ditarik

Sekretaris LUIS, Yusuf Suparno menunjukkan buku pelajaran IPS SD (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Laskar Umat Islam Solo (LUIS) menggeruduk Dinas Pendidikan Kota Solo, Rabu (13/12). Kedatangan mereka bermaksud hendak meminta penjelasan terkait adanya kesalahan dalam buku ajar IPS Terpadu untuk siswa SD kelas 6.

“Buku terbitan Yudhistira, cetakan pertama tahun 2006, namun yang kita bawa ini cetakan tahun 2010. Di buku ini dijelaskan tentang negara-negara di dunia beserta ibukotanya. Dalam halaman 56 terdapat tabel yang menyebutkan bahwa Ibukota Negara Israel adalah Yerusalem, dan Ibukota negara Palestina dikosongi,” kata Sekretaris LUIS, Yusuf Suparno saat ditemui usai audiensi.

Yusuf mengatakan, tindakan LUIS ini merupakan pelurusan fakta sejarah. Bahwa informasi yang ada dalam buku tersebut tidak benar.

“Yang kedua, kami ingin meminta kepada pemerintah untuk menarik buku terbitan Yudhistira tersebut,” kata Yusuf Suparno.

Menurutnya, keteledoran ini bukanlah hal yang bersangkutan dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Ibukota Israel adalah Yerusalem.

“Tidak ada sangkutannya. Hanya memang kebetulan saja temuan ini berbarengan,” jelasnya.

Pihaknya menuntut kepada pemerintah untuk segera melakukan tindakan terharap percetakan yang melakukan kesalahan tersebut. Yusuf juga menuntut permintaan maaf dari percetakan melalui media nasional.

“Kita minta Dinas Pendidikan untuk meneruskan temuan ini ke Kementerian Pendidikan. Kita juga meminta pemerintah untuk segera menarik buku tersebut dari peredaran dan permintaan maaf dari percetakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge