0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Peran Benowo dan Robby dalam Kisruh Sekaten

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi  (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dua tersangka dugaan kisruh penyelenggaraan Sekaten, KGPH Benowo dan Robby Hendro Purnomo memiliki peran masing-masing dalam kasus penipuan dan penggelapan yang menjerat mereka. Benowo, berperan sebagai pemberi kuasa terhadap Robby untuk mengkoordinir uang penyetoran dari pedagang dan pengelola wahana permainan. Sedangkan, Robby berperan sebagai penerima uang dan mencari pedagang yang akan membuka lapak di gelaran tersebut.

“Kalau untuk pasalnya, Robby dikenakan Pasal 372 dan 378 tentang penipuan dan penggelapan. Sedangkan, Benowo pasal yang disangkakan adalah Pasal 55 yakni turut serta,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Selasa (12/12) siang.

Dari hasil penyidikan, Benowo belum menerima aliran dana setoran dari Robby. Uang tersebut, masih dibawa Robby dan belum disetorkan oleh Benowo. Maka dari itu, pihaknya menyarankan agar mereka segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Segera diselesaikan, agar tidak terjadi masalah yang berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Benowo mengaku, jika masalah tersebut akan dijadikan pembelajaran berharga dan supaya tidak terjadi dikemudian hari.

“Secara pribadi, saya meminta maaf kepada Walikota (Pemkot Solo) terkait masalah ini. Masalah ini, akan kami jadikan pelajaran berharga agar tak terjadi kemudian hari,” katanya.

Seperti diketahui, Adik Pakubuwono XIII itu terjerat dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan sejumlah uang yang telah disetorkan pedagang dan pengelola wahana permainan Sekaten. Usai membayar sejumlah uang, para pedagang dan pengelola wahana permainan tidak bisa membuka stand di Kawasan Alun-alun Utara. Pasalnya, wilayah tersebut telah disewa Pemkot Solo hingga 2018 dan difungsikan untuk Pasar Darurat pedagang Pasar Klewer.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge