0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Meski Terdampak Bencana, Tes Perangkat Desa Jalan Terus

Proses test pengisian perangkst desa, di Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo (timlo.net/tarmuji)

¬†Wonogiri — Tes pengisian perangkat desa diklaim dapat digelar di seluruh desa di Wonogiri, termasuk sejumlah desa yang terdampak bencana. Namun ada desa terpaksa menggelar ujian di tempat lain lantaran kantor desa dijadikan tempat pengungsian korban longsor.

“Satu desa yaitu di Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo,” kata Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Totok Sugiyarto, Senin(11/12).

Tak hanya Desa Sukoharjo saja, pelaksanaan ujian di Desa Purwoharjo dan Desa Karangtengah, tetap bisa digelar. Meski dua desa tersebut sempat terisolasi akibat jalan utama ke wilayah lain dari dua desa itu tertimbun longsoran.

“Mobil pengangkut naskah soal dapat mendistribusikan ke Purwoharjo dan Karangtengah setelah jalan dapat dibuka dan dilalui mobil sejak Minggu (10/12),” bebernya.

Dia mengatakan, meski sempat terjadi kendala namun hal itu dapat teratasi. Kendala itu meliputi kendala teknis dimana di Kecamatan Selogiri terjadi kekurangan lembar soal. Sementara, untuk peserta tes tertulis formasi kadus di Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem, sebanyak empat orang dinyatakan tak lulus, karena nilai mereka kurang dari batas mininal 60. Formasi bersangkutan akan diisi pelaksana tugas harian (Pth) yang ditunjuk kepala desa (kades) karena posisi tersebut tidak akan diisi perangkat definitif selama belum ada pengisian lagi.

Seperti diketahui, lebih dari 3.000 peserta mengikuti ujian tertulis dan wawancara setelah mereka dinyatakan lolos verifikasi berkas dan uji publik. Mereka berebut 710 kursi dari total 716 kursi perangkat di 226 desa di 25 kecamatan. Peserta yang terpilih akan dilantik, 21 Desember mendatang.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge