0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langkah MKD Usai Terima Surat Pengunduran Diri Setnov

Ketua DPR Setya Novanto jadi tahanan KPK (dok.merdeka.com)

Timlo.net – DPR sudah menerima surat pengunduran diri Setya Novanto (Setnov) dari jabatan Ketua DPR. Surat itu diterima pada tanggal 4 Desember 2017.

“Iya sudah ada ya suratnya. Surat penguduran dirinya Pak Setya Novanto,” kata Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Syarifudin Sudding, Senin (11/12).

Menurut Sudding, surat itu diantarkan langsung oleh Ketua Fraksi Golkar Robert Kardinal dan ditandatangani sendiri oleh Novanto dan juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. Kemungkinan, kata Sudding, juga akan di gelar rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas mengenai pergantian pimpinan itu.

“Ya kita lagi menunggu dengan pimpinan boleh jadi ada rapat Bamus dalam rangka untuk pergantian pimpinan DPR,” ujarnya.

Sudding juga menegaskan bahwa penunjukan Aziz sebagai pengganti Novanto itu sah. Selama penunjukan itu diusulkan oleh Fraksi Golkar dan ditindak lanjuti oleh Ketua Fraksi sesuai dengan Undang-Undang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3).

“Sepanjang itu diusulkan oleh fraksinya ketua Umum dan Sekjen menyampaikan ke fraksinya untuk dilakukan pergantian dan Fraksi Golkar menindaklanjuti sesuai UU MD3 itu sah,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD I NTT Melki Laka Lena mengatakan bahwa Novanto telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Ketua DPR. Ia juga melihat surat itu ada di tanggal 4 Desember 2017.

“Suratnya saya sudah lihat, tanggal 4 Desember jadi minggu yang lalu. Jadi surat ada, cuma kami tidak boleh. Yang mundur sudah terkirim, tadi malam saya ketemu sama keluarga untuk penawaran suratnya 4 Desember,” kata Melki.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge