0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Benny dan Candra Ngos-ngosan Dorong Motor Korban

Gelar barang bukti kasus pencurian dengan pemberatan di Mapolres (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Aksi pencurian sepeda motor milik korban yang satu ini tak semulus perkiraan Benny dan Candra. Dua maling motor ini harus mendorong motor matic milik korban sampai kelelahan. Lantaran tak sanggup lagi, akhirnya barang jarahan itu ditinggal begitu saja di sawah.

“Dua pelaku memutuskan kabur saja karena khawatir ketahuan. Lagipula sudah masuk subuh dan motor curiannya enggak mau menyala. Keduanya kelelahan menuntunnya,” kata Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Gede Yoga Sanjaya kepada Timlo.net, Minggu (10/12).

Sepeda motor yang ditinggalkan para pelaku di sawah, yakni Honda Beat AD 3424 AGF ditemukan warga pada Kamis (16/11) pukul 07.00 WIB. Usai diserahkan ke Polsek Matesih, baru ketahuan itu milik seorang pelajar asal Dukuh Krempan Rt 7/Rw XI Desa Waru Kebakkramat, Indriana Hani Damayanti (16). Gadis ini melapor kehilangan sepeda motor di Polsek Tawangmangu.

“Korban bersama teman-temannya menginap di musala SDN 1 Karanglo. Mereka itu ada kegiatan pramuka, napak tilas Joko Songo di lapangan Desa Karanglo. Kendaraannya diparkir di halaman SD. Saat anak-anak ini tertidur, para tersangka beraksi pada Kamis (16/11) pukul 02.00 WIB,” lanjutnya.

Tersangka Benny Putra Perdana asal Kadipiro, Banjarsari merusak kontak kunci sepeda motor menggunakan kunci palsu. Usai menuntunnya ke tempat sepi, sepeda motor itu tak bisa dinyalakan mesinnya. Sehingga, tersangka Candra Pamungkas asal Pucangsawit, Jebres mendorongnya dari belakang. Sesampainya di Ganoman, Matesih, keduanya terjatuh. Suara gaduh membuat keduanya khawatir warga menaruh curiga. Saking paniknya, mereka memutuskan meninggalkan sepeda motor itu di sawah.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge