0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hujan Seharian, Ruas Tol Manyaran Terendam Air

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Ruas Tol Manyaran di Semarang terendam air setinggi sekitar 50 sentimeter, akibat hujan lebat sejak siang hari. Kejadian ini adalah yang pertama kali terjadi sejak 1988.

Andi Susilo, Humas Jasa Marga Cabang Semarang mengatakan ruas Tol Manyaran kebanjiran sekitar pukul 15.00 WIB. Selain hujan lebat, derasnya air di Tol Manyaran akibat limpahan pembuangan air dari rumah-rumah warga.

“Karena debit airnya dari atas rumah warga sangat tinggi serta guyuran hujan yang lebat, mengakibatkan ruas Tol Manyaran tergenang banjir setinggi mata kaki orang dewasa,” kata Andi, Minggu (10/12).

Andi mengakui, air di ruas tol tidak mengalir karena buruknya drainase. Banjir di ruas Tol Manyaran berada tepat di bawah Jembatan Pajangan Kalipancur hingga depan pintu exit tol. Lokasinya berada di titik KM 2+400.

“Beberapa drainase diketahui menyempit karena ada buangan sampah warga, dan saat ini sudah diperbaiki oleh petugas di lapangan,” tuturnya.

Ia mengaku banjir yang merendam Tol Manyaran baru pertama kali terjadi sejak jalan tol itu dioperasikan pada 1988 silam. Andi menjelaskan banjir juga membuat median pembatas jalan terpaksa dibongkar untuk memudahkan pembuangan air.

Banjir Tol Manyaran, kata Andi sempat menghambat laju kendaraan dari arah Jakarta menuju dalam kota Semarang.

“Tadi arus lalu lintasnya tersendat sebab banyak kendaraan larinya harus pelan-pelan. Ini baru pertama kali terjadi di tol dalam kota. Makanya, begitu tahu ada banjir, petugas lalu melepas saluran air permanen di pinggir jalan,” bebernya.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge