0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Luas Hunian Relokasi Bantaran Kali Pepe Terpaksa Dipangkas

Solo — Hunian untuk warga bantaran Kali Pepe yang terdampak pembangunan Embung Karet Tirtonadi terpaksa dipangkas. Hal ini dilakukan agar hunian tersebut sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 15 Tahun 2011.

“Pemkab (Sukoharjo) meminta agar jalan dilebarkan menjadi empat meter,” kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Relokasi Keluraha Manahan, Tumino, Minggu (10/12).

Karena pelebaran tersebut, Pokja terpaksa melakukan revisi rencana tapak atau Site Plan komplek hunian yang akan dibangun. Menurut rencana awal, setiap rumah dibangun seluas 50 meter persegi dengan lebar jalan tiga meter. Karena pelebaran jalan tersebut, luas hunian terpaksa dipangkas menjadi 45 meter.

“Kita menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 15/2011 tentang Pengadaan Perumahan dan Permukiman dengan Dukungan Fasilitas Subsidi Perumahan Melalui KPRS/KPRS Mikro Bersubsidi,” kata dia.

Menurut Tumino, rencana tapak saat ini sudah selesai direvisi sesuai regulasi yang dimaksud. Pokja segera mepresentasikan revisi tersebut kepada Pemkab Sukoharjo dalam waktu dekat.

Tumino menambahkan ia bertanggungjawab mengkoordinir relokasi 106 hunian di sepanjang Bantaran Kali Pepe yang berada di kawasan Manahan. Mereka disebar ke empat komplek permukiman. Masing-masing berisi 16, 13, 34, dan 43 hunian. Semuanya di wilayah Polokarto, Sukoharjo.

Terpisah, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijawa mengatakan pihaknya terbuka untuk menerima warga relokasi. Namun, sebagaimana disampaikan Tumino, Pemkab meminta rencana tapak direvisi sesuai regulasi yang berlaku.

“Prinsipnya kita setuju. Tapi kan ada aturan yang harus diikuti,” kata Wardoyo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge