0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duh, Bocah di Klaten Tewas Akibat Disengat Tawon

Ilustrasi lebah atau tawon (dok.timlo.net/gg)

Klaten — Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten mengimbau masyarakat agar tidak berbuat usil terhadap keberadaan sarang tawon di pekarangan rumah. Sebab jika tawon mengamuk hingga mengeluarkan sengatannya, bisa mengancam keselamatan jiwa.

“Tawon itu agresif. Sekali sarangnya diusik sampai rusak, bisa mengancam orang sekitar. Jadi mending dibiarkan saja. Kalau ada sarang tawon yang cukup besar, silakan laporkan ke kami,” ujar petugas Damkar Klaten, Nugroho, Jumat (8/12).

Petugas Damkar Klaten lainnya, Barata mengatakan, pihaknya pada Kamis malam (7/12) hingga jelang dini hari telah menggelar operasi tangkap tawon (OTT) di Desa Srebegan, Kecamatan Ceper. Sebab, seorang bocah dilaporkan meninggal disengat tawon.

Dari keterangan warga, lanjut dia, kejadian bermula ketika sejumlah anak bermain galah yang berada di dekat sarang tawon berdiamater satu meter. Merasa terganggu, kumpulan tawon lantas melancarkan serangan.

“Itu kejadiannya hari Senin. Korban sempat dibawa ke RS lalu pulang ke rumah dan kembali lagi ke RS. Korban dinyatakan meninggal Kamis pagi. Jenis tawonnya Vespa Affinis atau dikenal tawon tabuhan,” beber Barata.

Mengingat pada Maret lalu ada seorang anak berusia lima tahun asal Desa Kadilajo, Kecamatan Karangnongko, meregang nyawa akibat amukan tawon, Damkar Klaten langsung bergegas menggelar OTT.

”Sarangnya berada di pohon melinjo yang terletak di pekarangan tetangga korban. Ukurannya sekitar satu meter. OTT sekitar satu jam. Kita musnahkan dengan cara dibakar,” kata Barata.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge