0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persis GR Jalani Partai Hidup-Mati

Duel para pemain Persis GR kontra Persimura (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Tim sepak bola Persis Gotong Royong (GR) Solo akan menjalani duel hidup dan mati, demi meraih tiket ke babak 16 besar Liga 3 Nasional. Persis GR menantang Blitar United FC dalam laga terakhir grup H di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jumat (8/12) sore.

“Kami harus menang lawan Blitar di pertandingan terakhir, tidak boleh ada cerita kalah. Tapi lawan kali ini cara mainnya lebih matang dibanding dua tim lainnya,” beber pelatih Persis GR, Eduard Tjong, Kamis (7/12).

Tiga tim yang menghuni Grup H yakni Persis GR, Blitar Selections FC, Persimura Musi Rawas Sumater Selatan, sama-sama punya peluang lolos. Namun Blitar Selections FC dan Persimura lebih diuntungkan. Mereka unggul satu poin atas Persis GR dengan koleksi empat poin.

Sementara Persis GR baru mengoleksi tiga poin. Itu pun hasil kemenangan WO atas PS Bangka Selections. Sementara Blitar United FC dalam kepercayaan diri yang tinggi usai menang telak 7-0 atas Bangka Selection di laga kedua. Praktis tak ada cara lagi selain kemenangan jika Persis GR menginginkan lolos ke babak 16 besar, Persis GR harus bisa menang berapapun atas Blitar United FC.

Belajar dari kekalahan atas Persimura kemarin, Persis GR masih memiliki problem di barisan depan. Meski menguasai pertandingan, mereka kebingungan dalam mencetak gol. Sejumlah peluang terbuang sia-sia. Barisan depan sendiri diisi Ainudin Devira, Ricky Junian, Marsellino Waroi, dan Yandison Lambe.

“Kami pastinya akan tampil menyerang, sudah tidak ada cerita lagi gagal cetak gol. Anak-anak kurang tenang saja, bingung begitu masuk ke kotak penalti lawan. 10 menit awal dan 10 menit terakhir juga paling rawan. Kami sering lengah di barisan belakang,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge