0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Keluhkan Isi Gas Melon Berkurang

Elpiji 3 Kg mulai langka (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Warga Desa Canden, Sambi, Boyolali mengeluhkan isi gas melon (LPG 3 Kg) berkurang dari ukuran. Padahal, gas melon sejak sepekan ini mengalami kelangkaan.

“Isinya berkurang dari yang biasanya,dari indikator regulator jarumnya hanya separuh lebih sedikit, biasanya mentok,” kata Parmi, warga setempat, Kamis (7/12).

Pihaknya sangat menyayangkan berkurangnya isi gas di tengah kelangkaan ini. Apalagi harga jual juga naik, berkisar Rp 2000 hingga Rp 4000.

“Tidak tahu siapa yang nakal,” imbuhnya

Tak hanya masyarakat, sejumlah pangkalan juga mengeluhkan minimnya stok LPG 3 Kg. Salah satunya, Rohyati, yang biasanya mendapatkan jatah 20 tabung, kini hanya mendapatkan 10 tabung saja.

“Langganan banyak yang tidak kebagian,kasihan juga sih, padahal sudah antri,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Boyolali, Suyitno, sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan kelangkaan LPG 3 Kg. Meski begitu, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina.

“Kalau bisa nanti kita minta tambahan kuota,” ujarnya.

Sebetulnya, menurut Suyitno, jatah gas untuk Kabupaten Boyolali sudah disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga masyarakat miskin. Namun, fakta di lapangan banyak orang yang mampu juga menggunakan LPG 3 Kg. Parahnya lagi, LPG 3 Kg tak hanya digunakan untuk rumah tangga namun juga untuk pertanian.

“Ini yang membuat gas LPG menjadi langka, kalau tepat sasaran tidak mungkin langka,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge