0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perguruan Tinggi Harus Penuhi Hak Penyandang Disabilitas

Seminar Peningkatan Akses dan Akseptabilitas bagi Penyandang Disabilitas di Perguruan Tinggi di UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo —  Pemerintah Kota Surakarta terus melakukan berbagai upaya untuk memberdayakan para penyandang disabilitas. Pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan masyarakat yang utuh secara jasmani tetapi masyarakat secara keseluruhan termasuk didalamnya para disabilitas.

“Hal ini merupakan bentuk penghargaan dan penegakkan hak asasi manusia (HAM) bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama di Negara Indonesia,” jelas Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo saat menjadi keynote speaker pada Seminar Peningkatan Akses dan Akseptabilitas bagi Penyandang Disabilitas di Perguruan Tinggi, di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Kamis (7/12).

Hal ini, menurut Purnomo, juga berlaku bagi penyandang disabilitas di Perguruan Tinggi, bahwa mereka memiliki hak yang sama dalam mendapatkan sumber pengetahuan dan pembentukan karakter sebagai calon penerus bangsa. Untuk itu Perguruan Tinggi harus berkomitmen penuh untuk semaksimal mungkin memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.

“Harus ada kesadaran setiap Perguruan Tinggi untuk memenuhi fasilitas akses dan akseptabilitas bagi penyandang disabilitas. Hal ini sangat penting guna memudahkan penyandang disabilitas untuk bergerak leluasa dan nyaman,” tandasnya.

Seminar untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia menampilkan narasumber, Prof Paulina Panen (Staf Ahli Menteri Bidang Akademik, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi) dan Dr Mualimin Abdi (Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia).

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge