0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Honorer Cabuli Muridnya di WC Sekolah

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — MR, seorang guru honorer di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Merbau, Telukbelitung, Kabupaten Kepulauan Meranti, kini mengisi hari-harinya di balik jeruji besi. Penyebabnya, dia dilaporkan dengan tuduhan berbuat tak senonoh pada muridnya.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek, membenarkan adanya laporan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di WC sekolah di Teluk Belitung.

“Setelah mendapat laporan dari orangtua korban, tersangka langsung diamankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan,” kata ‎La Ode Rabu (6/12).

Kasus ini, terjadi pada hari Senin 09 Oktober 2017 lalu sekira pukul 09.00 WIB, pada saat pelajaran sekolah berlangsung.

Saat itu, tersangka menyuruh FN (9), murid SD tempat guru tersebut mengajar, untuk memanggil temannya bernama SQ. FN pun memanggil SQ, dan selanjutnya SQ mengikuti suruhan guru cabulnya.

“Awalnya korban dibawa tersangka ke ruang guru, lalu diberi sepotong kue brownies,” kata La Ode.

Setelah itu, guru tersebut mengatakan kepada korban, akan memberikan kejutan atau surprise, kepada SQ tetapi tidak di ruangan itu dan diminta mencari tempatnya.

Karena korban tidak mengerti apa maksud gurunya, akhirnya pelaku yang menentukan ruangannya. Kemudian pelaku menyuruh korban menemuinya di salah satu ruangan (Water Closet) guru.

Tak lama kemudian, korban menuju WC, pelaku sudah menunggu di dalam. Kemudian pelaku mencium pipi kanan dan kiri korban.

Tak hanya itu, ketika nafsu memuncak, pelaku mencium bibir korban dalam waktu yang lama dan perbuatan tersebut dilakukan pelaku di dalam WC.

Kejadian ini sampai ke telinga orangtua korban yang juga seorang guru PNS. Tak senang anaknya diperlakukan demikian, pelaku dilaporkan ke Polsek Merbau.

“Adapun barang bukti yang diamankan, 1 buah kursi plastik warna biru merek Napolly, 1 buah gembok beserta kunci warna silver merek Finn (Kunci Wc), 1 helai baju warna putih milik saksi korban, 1 helai rok warna merah milik saksi korban,” ujar La Ode.

[rzk]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge