0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelundupan Ratusan Ribu Pil Ektasi, Rutan Bongkar Petugas yang Membantu Andang

Andang Anggara, terpidana kasus narkoba yang mengotaki penyelundupan 600.000 butir pil ektasi melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Aksi Andang Anggara, narapidana yang mengotaki penyelundupan 600.000 butir pil ektasi ternyata memanfaatkan seorang petugas Rutan Kelas IA Kota Solo. Saat ini, petugas yang dimanfaatkan oleh terpidana kasus narkoba tersebut telah dijatuhi sanksi.

“Benar, ternyata ada seorang petugas yang melancarkan aksinya (Andang Anggara-red). Dia membantu Andang menyelundupkan handphone,” terang Kepala Rutan Kelas IA Solo, Muhammad Ulin Nuha, Rabu (6/12) siang.

Pihaknya berhasil mengungkap keterlibatan salah seorang petugas Rutan ini setelah pihak Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap Andang. Dari sinilah, terbongkar petugas yang dimanfaatkan oleh Andang tersebut.

“Yang bersangkutan berinisial I,” jelas Karutan.

Saat ini, Andang telah dipindahkan ke Rutan Cikarang sejak akhir November lalu. Pemindahan Andang ke Rutan Cikarang atas inisiatif Dirjen Kemenkumham dengan mempertimbangkan keamanan Rutan Solo dan memudahkan Bareskrim Polri memeriksa Andang.

“Sudah dipindah sejak akhir November lalu,” katanya singkat.

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri berhasil membongkar penyelundupan pil ektasi sebanyak 600.000 butir melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada 8 November lalu.

Empat tersangka ditangkap, yakni Dadang Firmanzah, Waluyo, Randy Yuliansyah, dan Handayana Elkar Manik. Dua diantara para tersangka itu, yakni Dadang Firmanzah dan Waluyo merupakan mantan narapidana asal Rutan Kota Solo. Keduanya, dikendalikan oleh  AndangAnggara yang saat ini masih menjalani proses pidana di Rutan Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge