0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keterbatasan Anggaran, Disdukcapil Prioritaskan KIA bagi Anak Usia Sekolah

Ilustrasi Kartu Identitas Anak (KIA) (dok.timlo.net/gg)

Klaten — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) secara bertahap bakal menganggarkan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Pasalnya, progam administrasi kependudukan yang menyasar anak di bawah usia 17 tahun tersebut mulai diberlakukan tahun depan.

“Dari sekitar 300 ribu anak- anak di Klaten, tahun depan kita anggarkan untuk 10 ribu anak dulu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klaten, Widya Sutrisna, Rabu (6/12).

Dikatakan, sasaran 10 ribu anak pemegang KIA tersebut akan diprioritaskan terhadap anak yang duduk di bangku sekolah berusia 5-17 tahun. Pemkab Klaten menganggarkan sekitar Rp 50 Juta untuk pengadaan mesin printer dan blangko KIA.

“Karena keterbatasan anggaran, diprioritaskan yang usia sekolah. Nanti bentuknya biasa, seperti KTP. Identitas saja, tapi tidak menggunakan chip,” kata Widya.

Seperti diketahui, Kemendagri melalui Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 mencanangkan program pembuatan KIA bagi anak usia 0-17 tahun sebagai identitas diri. Sebab selama ini anak-anak usia 0-17 tahun belum memiliki identitas diri seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), tempat tanggal lahir, alamat, agama, dan nama orangtua sesuai dengan akta lahir.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge