0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hingga November, Penderita HIV/AIDS di Sragen Capai 569 Orang

Peringatan Hari AIDS Sedunia (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Penderita HIV/AIDS perlu mendapat perhatian dan dukungan dari lingkungan. Mereka tidak dibolehkan dikucilkan dari pergaulan masyarakat tempat tinggalnya.
“Bagi mereka para penderita HIV/AIDS, tidak boleh dikucilkan namun harus kita berikan dorongan hidup untuk menyembuhkan diri,” kata Bupati Sragen, Kusdinar Untung yuni Sukowati.
Dalam peringatan Hari AIDS Sedunia di obyek wisata religi Gunung Kemukus, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Selasa (5/12), Bupati Yuni mewanti-wanti agar masyarakat berpola hidup sehat.
Dengan peringatan Hari AIDS Sedunia ini diharapkan masyarakat dapat memahami dan menghindari penularanan serta mencegah agar tiak terjangkit HIV/AIDS.
Sekretaris Komisi Penanggulanga AIDS (KPA) Sragen, Haryoto menyampaikan, penderita HIV/AIDS di Kabupaten Sragen hingga November 2017 ini sebanyak 328 kasus penderita HIV dan 441 kasus penderita AIDS. Dari jumlah tersebut sebanyak 244 atau 31,4 persen berasal dari wiraswasta dan ibu rumah tangga sebanyak 156 atau 20,26 persen.
Sedangkan yang berasal Pekerja Seks Komersial (PSK) sebanyak 74 atau 9,6 persen dan anak-anak terinfeksi HIV/AIDS sebanyak 22 orang. Sedangkan penyebaran HIV/AIDS diantaranya heteroseksual  99 persen, perinatal 2 persen, homoseksual 1,95 persen, IDU 1,5 persen dan transfusi darah 0 persen.
Peringatan Hari AIDS Sedunia sengaja digelar di obyek wisata Gunung Kemukus, Desa Pendem untuk menyosialisasikan tempat tersebut bebas dari prostitusi.
Ke depan kegiatan keagamaan juga akan dilaksanakan di sini sehingga perlahan akan menghilangkan image negatif tentang obyek wisata Gunug Kemukus sebagai salah satu obyek wisata religi.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge