0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pusur Institute Kenalkan Pengelolaan Sungai

Upacara bendera di Sungai Pusur, Polanharjo, Klaten. (dok.timlo.net/ist)

Klaten — Pegiat peduli Sungai Pusur yang melintasi wilayah Kecamatan Polanharjo, Klaten, bakal menggelar acara deklarasi Pusur Institute pada Jumat (8/12) mendatang. Selain deklarasi, acara yang berpusat di Bendungan Ploso- Wereng, Desa Polan ini juga meluncurkan BUMDes Makmur Bina dan Pokdarwis Desa Polan.

“Deklarasi oleh Pemkab Klaten ini bertujuan untuk mengenalkan, memahami, dam mempromosikan hasil knowledge pengelolaan Sungai Pusur di sepanjang bantaran Sungai Pusur melalui wadah Pusur Institute,” kata Ketua Pusur Institute, Muslim Afandi, Rabu (6/12).

Dijelaskan, kawasan Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur berada di wilayah DAS Bengawan Solo yang membentang dan terintegrasi di 49 desa, 5 kecamatan, dan 2 kabupaten, yakni Boyolali dan Klaten. Berbagai kegiatan di bagian bantaran sungai, badan sungai, dan sempadan sungai yang berhubungan dengan Sub DAS Pusur telah dilakukan sejak 2003 lalu.

Di antaranya, kegiatan di Kawasan Hulu berupa Sekolah Konservasi di Desa Mriyan dan Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk, Boyolali, dan Kampung Energi di Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Klaten.

Kemudian di Kawasan Tengah ada kegiatan program Kali Bersih (PROKASI) dan Bank Sampah, lalu program peduli sungai melalui pengembangan wisata tubing di sungai Pusur yang dikelola oleh River Tubing Pusur Adventure (RTPA), observasi Sungai Pusur, hingga Sekolah Lapang Petani.

“Ada juga kegiatan di Kawasan Hilir. Harapannya deklarasi ini bisa terbangun jejaring komunitas sungai dan berbagi pengalaman serta pengetahuan terkait pengelolaan sungai. Sehingga masyarakat dan komunitas mampu mengenal komunitas peduli Sungai Pusur,” jelas Afandi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge