0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gara-Gara Nama WiFi Ini Sebuah Pesawat Terpaksa Mendarat Darurat

ilustrasi drone ()

Timlo.net—Sebuah pesawat dengan 100 penumpang terpaksa mengalami mendarat darurat. Penyebabnya adalah sebuah nama WiFi yang benar-benar bodoh. Penerbangan The Turkish Airlines dari Nairobi, Kenya ke Istanbul, Turki terpaksa mendarat darurat di Sudan. Hal ini terjadi setelah mereka menemukan sebuah hotspot WiFi bernama “bomb on board” atau bom di pesawat.

Semua penumpang dan pesawat pun diperiksa. Setelah dipastikan aman, penerbangan dilanjutkan kembali. “Para ahli berkata jika jaringan WiFi itu diciptakan di pesawat. Tidak ada keanehan terlihat setelah prosedur keamanan dibuat, dan para penumpang di bawa kembali ke pesawat begitu perjalanan dilanjutkan kembali,” tulis Turkish Airlines dalam sebuah pernyataan dilansir oleh Indy100.com, Selasa (5/12). Tidak ada penjelasan apakah penumpang yang menciptakan jaringan WiFi itu ditemukan.

Sayangnya hal-hal serupa pernah terjadi. Pada Mei 2017, sebuah penerbangan dari Cancun, Meksiko ke London Gatwick, Inggris dibatalkan. Pembatalan terjadi setelah ditemukan hotspot WiFi bernama “Jihadist Cell London 1”. Seorang penumpang menemukan nama WiFi dan melaporkannya kepada awak pesawat. Penyelidikan lantas dilakukan.

Tahun lalu, penerbangan Qantas hampir lepas landas dari bandara Melbourne ke Perth, Australia ditunda selama dua jam. Seorang penumpang menemukan nama WiFi “Mobile Detonation Device”. Pada 2014, seorang penumpang di penerbangan American Airlines di bandara Los Angeles, Amerika Serikat (AS) ke London, Inggris menemukan WiFi bernama “Al-Quida Free Terror Network” saat mencoba online, tulis news.com.au.

 

Penerbangan ditunda dan pihak berwenang menyelidiki hal ini. Penerbangan itu ditunda lebih lama karena jam kerja awak pesawat sudah habis dan mereka perlu diganti. Pada peringatan serangan teroris 11 September pada 2014, penerbangan Southwest Airlines ke Denver, AS dialihkan ke Seattle, AS. Penyebabnya karena ditemukannya sebuah WiFi bernama “Southwest Bomb on Board”. Nama WiFi itu lalu dibuah menjadi “Bomb Location Seat 19E”. Penumpang yang membuat WiFi itu ditahan.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge