0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SAR UNS Didiklat Penanganan Bencana Bersumber Teroris

Wakil Rektor III UNS Dharsono (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo —  Search And Rescue (SAR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar Pendidikan dan Latihan Gladi Angkatan ke 12. Kegiatan ini berlangsung di Komplek Gedung SGO UNS Ngoresan, Jebres, Solo.

“SAR UNS saat ini semakin memiliki banyak tantangan. Mereka dididik dan dilatih dengan berbagai kebencanaan yang terus terjadi,” ungkap Wakil Rektor III UNS Solo, Prof Dr Darsono saat bertemu Timlo.net, di Rektorat UNS, Solo, Rabu (6/12).

Darsono mengatakan, jika sebelumnya penanganan kebencanaan oleh SAR UNS lebih fokus pada bencana alam dan kebakaran. Tetapi saat ini Diklat juga memberikan materi penanganan bencana yang bersumber dari terorisme dengan pelatihan jihandak.

“Bahkan materi yang baru dari pelatihan  ini adalah mulai dikenalkan pada sisi penanggulangan  bencana terutama yang bersumber dari terorisme, misalnya pelatihan jihandak,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan dan Personalia SAR UNS Solo, Teguh Tri Sudarmanto mengatakan, Diklat Gladi SAR UNS ke 12 diikuti 10 orang dari mahasiswa UNS dan Umum serta dari Dinas terkait, setelah sebelumnya terdaftar 30 orang melalui sejumlah tahapan seleksi seperti tes kesehatan, tes kesamaptaan, dan psikologi. Bahkan sebelum dinyatakan menjadi anggota, ke-30 orang tersebut telah mengikuti magang dalam penanganan langsung kebencanaan.

“Dari 30 peserta yang lolos seleksi ada 10 orang,” ungkapnya.

Sepuluh orang peserta Diklat dasar keanggotaan  SAR UNS, kata Teguh, mendapatkan materi di antaranya Rescue, Manajemen SAR, Pemadam kebakaran, Gawat Darurat dan Mental Ideologi yang melibatkan pembicara dari Kopassus, Kepolisian, Brimob, ORARI, PMI dan Dinas Kesehatan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge