0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Surat Penolakan 100 Tahun Ini Surat Paling Brutal Sepanjang Masa?

Buku. (dok: timlo.net/ indy100.com)

Timlo.net—Calon penyair F.C. Meyer mengirim sebuah contoh puisi kepada penerbit Angus and Robertson di Sydney, Australia pada 1928. Tapi rencananya tidaklah mulus. Penolakan sang penerbit terhadap puisi Meyer baru-baru menjadi viral di Twitter. Surat itu diunggah oleh akun Twitter “Letters of Note”. Akun itu adalah akun yang kerap membagikan foto-foto surat penolakan yang kejam.

Isi surat itu adalah demikian:

Tuan Meyer,
Wells Street,
KATOOMBA
Yang terhormat,

Tidak, Anda tidak boleh mengirim kami bait-bait puisi Anda lagi dan kami tidak akan memberikan nama penerbit lain. Kami tidak cukup membenci penerbit saingan kami untuk meminta Anda menyiksa mereka dengan puisi ini. Contoh puisi ini benar-benar buruk. Bahkan, kami tidak pernah membaca yang lebih buruk dari ini.

Salam sejahtera,

Angus and Robertson LTD.

Sang penerbit melarangnya mengirim contoh tulisan lain. Mereka juga menolak memberikan daftar penerbit lain. Tujuannya untuk melindungi mereka dari horor yang diakibatkan karena membaca tulisannya.

Meyer sepertinya mengalami guncangan jiwa karena membaca kata-kata kasar mereka. Dia lantas menerbitkan bukunya sendiri, “Blue Mountains of Australia”. Dia lalu menerbitkan puisi tentang Tasmania dan Selandia Baru, tulis Indy100.com. Jika Anda penasaran seberapa buruk puisinya, jawabannya cukup buruk. Sekalipun demikian kisah hidup F.C Meyer bisa menjadi sebuah contoh. Dia ditolak dengan brutal, tapi bisa bangkit kembali. Bahkan dia menerbitkan buku-bukunya sendiri.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge