0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apotek Tak Berani Keluarkan Obat Dosis Tinggi Tanpa Resep Dokter

Kasatnarkoba Polresta Solo Kompol Edy Sulistyanto melakukan pengecekan di Apotek Kondang Waras, Jl dr Radjiman Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pembelian obat dosis tinggi wajib disertai dengan resep dokter. Jika tidak disertai resep dari dokter, maka pihak penjual obat atau apotek sama sekali tidak berani mengeluarkan obat yang diminta.

“Kami sudah mentaati sesuai prosedur yang berlaku. Semisal, ada pasien meminta obat khusus dengan dosis tinggi untuk penyakit tertentu maka wajib disertai dengan resep dokter. Kami tidak berani tiba-tiba mengeluarkan obat tersebut tanpa disertai resep,” terang pemilik Apotek Kondang Waras, Sujatmiko Jusuf, Selasa (5/12) siang.

Meski aturan tersebut sudah banyak diketahui oleh banyak orang, kata Jusuf, akan tetapi masih ada saja pasien yang ‘ngeyel’ meminta obat dosis tinggi tanpa disertai resep dokter. Mereka berdalih, bahwa sebelumnya telah memeriksakan diri ke salah satu dokter dan diberi resep tersebut. Akan tetapi, pihaknya tidak berani mengambil resiko dan selalu berkoordinasi dengan dokter yang dimaksud si pasien apakah diperbolehkan atau tidak.

“Obat yang kami keluarkan harus sesuai dengan resep yang diminta dokter untuk mengobati penyakit pasien. Jika tidak disertai resep, kami selalu menghubungi terlebih dahulu dokter yang bersangkutan untuk meminta saran,” jelasnya.

Terkait kasus penyalahgunaan obat keras yang kerap terjadi saat ini, Jusuf mengaku sangat khawatir. Apalagi, dosis obat yang disalahgunakan tersebut tergolong tinggi. Jika dikonsumsi secara serampangan tentu dapat menimbulkan efek samping. Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan nyawa jadi taruhannya.

“Kalau masalah obat, jangan sekali-sekali coba-coba. Apalagi untuk obat dosis tinggi,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge