0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Pabrik Pil PCC di Solo, Walikota: BPOM Lengah

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menilai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lengah dalam menjalankan tugas. Hal itu ia sampaikan di sela inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Polresta Surakarta bersama Pemerintah Kota Solo di sejumlah apotek dan distributor bahan kimia di Solo, Selasa (5/12). Sidak digelar menyusul terungkapnya pabrik Pil PCC ilegal di kawasan Gilingan, Banjarsari, baru-baru ini.

“Menurut saya (temuan pabrik obat ilegal) kemarin itu sebuah kelengahan BPOM,” kata Walikota Hadi Rudyatmo.

Ia beralasan, BPOM bertanggung jawab atas pengawasan peredaran obat dan bahan bakunya. Terungkapnya keberadaan pabrik ilegal dengan kapasitas cukup masif di Solo membuktikan bahwa BPOM lemah dalam melaksanakan tugas pengawasan.

“Bahan baku masuk Solo mestinya harus ada pengendalian,” kata Rudy –sapaan akrab Walikota Solo.

Sementara itu, Kasi Farmasi Makanan Minuman dan Perbekalan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Anom Yuliansyah mengatakan, pengawasan peredaran obat dan bahan bakunya rutin dilakukan DKK bersama BPOM. Kendati demikian, ia mengakui pengawasan hanya dilakukan sebatas pada jalur-jalur distribusi resmi.

“Kalau masih ada PCC yang beredar, itu pasti di luar jalur distribusi resmi,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge