0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Haornas dengan Festival Olahraga Tradisional

Salah sastu olahraga tradisional (timlo.net/nanin)

Boyolali — Boyolali punya cara sendiri dalam memperingati Hari Olahraga Nasional, yaitu dengan mengelar festival olahraga tradisional. Macam olahraga yang dilombakan bakiak, engrang dan tarik tambang.

“Sengaja kita pilih olahraga tradisional, yang keberadaanya kian langka,” kata Ketua FORMI Boyolali, Siti Djuwariah S Paryanto, Senin (4/12).

Diakui, selain menuju Boyolali sehat, kegiatan ini sekaligus untuk melestarikan olahraga tradisional yang keberadaanya kian terpinggirkan. Melalui olahraga tradisional ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk menjalin kebersamaan dan kekompakan

“Kayak bakiak, butuh kekompakan antar pemain,” ujarnya.

Bakiak sendiri olahraga yang menggunakan dua papan dengan peserta lima orang. Bila salah satu peserta tidak kompak, maka akan menyulitkan untuk bergerak. Yang terjadij justru terjatuh. Banyak peserta yang terjatuh saat memainkan bakiak. Tak ayal, hal ini menjadi hiburan tersendiri bagi peserta dan penonton.

“Olahraga sambil senang-senang, jatuh malah jadi bahan guyunan,” tambah Siti.

Seperti diungkapkan salah satu peserta bakiak dari Rembang, Budiyanto, yang mengalami kesulitan dalam memainkan olahraga ini. Kakek berusia 63 tahun, yang didapuk menjadi leader, harus terjatuh berulang kali.

“Iya sulit sekali ternyata, tapi seneng,” ujarnya tertawa gembira.

Festival olahraga sendiri pesertanya tak hanya dari Boyolali, namun juga dari Kudus, Rembang, Demak dan Semarang.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge