0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Awal Mula Pabrik PCC di Solo Dibongkar

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Pembongkaran pabrik produksi Pil Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC) di Jalan Setia Budi No.66 Kampung Cinderejo Lor RT01/ RW04 Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari bermula dari kasus penyalahgunaan obat di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Bulan September lalu. Saat itu, muncul keanehan terhadap bocah usia SD yang mengalami gejala aneh usai mengonsumsi obat terlarang. Bahkan, peristiwa tersebut mengakibatkan salah seorang korban tewas.

“Ungkap kasus ini, dimulai dari penelusuran fenomena aneh yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara. Dari sanalah, kita telusuri hingga berhasil membongkar jaringan ini,” terang Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso, Senin (4/12) siang.

Dari hasil penelusuran tersebut, kata Jendral yang akrab disapa Buwas ini, muncul titik terang dengan ditangkapnya sejumlah pengedar. Dari penangkapan tersebut, terus dikembangkan hingga akhirnya berhasil dibongkar pabrik yang salah satunya berada di Kota Solo tersebut.

“Ini merupakan hasil kerja keras dari BNN dan jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Jika ini tidak segera dibongkar, tentu generasi muda bangsa akan terancam,” terangnya.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan pada Minggu (3/12) kemarin, jutaan butir pil PCC dan serbuk bahan berhasil diamankan. Tak hanya itu, sejumlah mesin produksi juga berhasil disita.

“Saya berharap, dengan dibongkarnya lokasi (pabrik pil PCC-red) ini semua pihak waspada bahwa peredaran obat terlarang saat ini makin berbahaya,” terang Jendral Kepolisian bintang tiga tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge