0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akhir Tahun Kebutuhan Uang Kartal Diprediksi Meningkat Dua Kali Lipat

(Ilustrasi) Uang (dok.timlo.net/red)

Solo – Jelang Natal dan Tahun Baru, sejumlah perbankan diminta untuk mempersiapkan ketersediaan uang kartal. Pasalnya, pada periode akhir tahun tersebut diprediksi kebutuhan uang masyarakat terjadi lonjakan seiring dengan meningkatnya kebutuhan.

“Kita memprediksikan kebutuhan uang kartal saat periode akhir tahun meningkat dua kali lipat jika dibanding kondisi normal,” ujar Kepala Tim Sisten Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo kepada wartawan, Senin (4/12).

Tingginya kebutuhan uang tersebut, menurutnya karena pada saat periode akhir tahun itu terjadi libur panjang Natal dan Tahun Baru. Sehingga jika berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, tingkat konsumsi masyarakat cenderung meningkat. Baik untuk belanja, transaksi hotel, transportasi, kuliner dan lainnya.

Bakti menyebutkan, jumlah uang kartal yang keluar atau outflow saat kondisi normal berkisar antara Rp 700-900 Miliar. Namun pada saat periode akhir tahun nanti diprediksikan mencapai Rp 1,5 Triliun.

“Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang itu, beberapa waktu yang lalu kita sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan perbankan. Sehingga kita harapkan dengan persiapan ini periode akhir tahun layanan yang diberikan kepada masyarakat bisa maksimal,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge