0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Mantu Dongkrak Angka Inflasi Kota Solo

Kepala BPS Solo, R Bagus Rahmat Susanto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution yang berlangsung pada awal November lalu dianggap memberikan dampak terhadap kenaikan laju inflasi bagi Kota Solo. Pasalnya, akibat banyaknya tamu yang berkunjung tersebut membuat sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, salah satunya tiket pesawat.

“Pada November lalu tercatat Kota Solo mengalami inflasi sebesar 0,15 persen. Inflasi tersebut meningkat dari periode bulan sebelumnya yang berada di angka 0,01 persen,” ujar Kepala BPS Kota Solo, R Bagus Rahmat Susanto kepada wartawan, Senin (4/12).

Melonjaknya angka inflasi Solo itu, menurutnya karena beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Seperti tarif angkutan udara, teh manis, telur ayam ras, mie, bawang merah, gas LPG, bawang putih, petai, labu siam dan bayam segar.

“Dari sepuluh komoditas utama yang mendorong laju inflasi itu, penyumbang tertinggi berasal dari tiket angkutan udara. Karena mengalami perubahan harga sekitar 5,70 persen atau memberikan andil terhadap laju inflasi sebesar 0,05 persen,” jelasnya.

Kenaikan tiket angkutan udara yang cukup signifikan itu, lanjut Bagus karena pada periode tersebut banyak tamu atau pejabat yang berkunjung ke Solo untuk menghadiri undangan pernikahan putri Jokowi. Karena tinggnya permintaan itu sehingga membuat harga tiket menjadi merangkak naik atau mengikuti mekanisme pasar.

Kendati pada November itu angka inflasi naik, namun jika dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya dianggap periode saat ini masih cukup rendah. Karena tercatat pada November 2016 angka inflasi Solo mencapai 0,60 persen.

Sementara itu dari enam kota di Jawa Tengah yang dihitung indeks harga konsumennya (IHK), ia menyampaikan semua kota tercatat mengalami inflasi. Sedangkan untuk inflasi tertinggi terjadi di Kota Cilacap dan Purwokerto, masing-masing sebesar 0,39 persen. Disusul Kudus 0,35 persen, Semarang 0,30 persen dan Tegal 0,28 persen.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge