0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Apa Makna Lagu “Everybody Hurts” Ciptaan R.E.M?

R.E.M. (dok: timlo.net/ rollingstone.com)

Timlo.net—Ada banyak penyanyi seperti Kylie Minogue, Take That, Mariah Carey dan David Archuletta merekam lagu “Everybody Hurts”. Lagu itu awalnya dibawakan oleh band rock asal Amerika Serikat (AS), R.E.M dan dirilis pada 1992. Tapi apa makna lagu itu sebenarnya, dan kenapa dihubungkan dengan bunuh diri?

Lagu itu awalnya dibuat untuk menjangkau anak-anak muda. Liriknya dan melodinya yang sederhana dibuat supaya bisa dipahami oleh generasi muda yang tidak mengenyam bangku kuliah. Tapi kesederhanaannya justru membuat lagu “Everybody Hurts” itu bisa diterapkan dalam segala situasi dan dimengerti semua orang. Lagu itu bukanlah lagu yang umumnya diciptakan dan dinyanyikan R.E.M. Inti lagu itu sederhana: jangan menyerah, tulis BBC.

Lagu itu sendiri seringkali digunakan dalam berbagai kondisi. Misalnya lagu itu adalah lagu pertama yang diputar Radio 1 setelah hening cipta selama dua menit untuk memperingati penembakan Dunblane di Inggris pada 1996. Lagu itu juga diputar setelah terjadi serangan kepada Menara Kembar WTC  di AS pada 2001.

Tapi masalah-masalah yang dibicarakan lagu itu sebenarnya bersifat lebih pribadi. Dalam video musik lagu itu, vokalis band Michael Stipe diperlihatkan berada di antara para sopir truk, terjebak dalam kemacetan lalu lintas Texas. Masing-masing sopir dan pengguna jalan lainnya memiliki masalah dalam pikirannya. Semua masalah itu tertulis dalam subtitle video. Salah satu di antaranya adalah seorang remaja menatap keluar jendela berpikir, “Mereka akan merindukan aku.” Bunuh diri, terutama di antara anak muda adalah masalah pribadi yang seringkali dihubungkan dengan lagu itu.

Pada 2001, the Nevada Assembly menulis sebuah resolusi berisi pujian terhadap R.E.M karena mendorong pencegahan bunuh diri di antara remaja. Dalam resolusi itu, mereka menyebutkan lagu ini secara khusus.

Pada 1995, organisasi the Samaritans memperingati satu tahun bunuh diri Kurt Cobain dengan beriklan di majalah musik. Iklan itu menyertakan dua kalimat dari lagu itu.

“Kami cenderung memberikan lisensi gratis lagu itu untuk amal,” ujar gitaris R.E.M Peter Buck kepada BBC pada 2005. “Saya ingat Michael berkata sesuatu tentang efek yang dia inginkan pada orang-orang yang lebih muda untuk tidak perlu kuatir tentang metafora dalam lagu. Satu-satunya metafora dalam lagu terdapat dalam bridge:’throw your hand’,” ujar Peter.

“Throw your hand” adalah istilah untuk menyerah. Lirik lagu itu menyatakan, “don’t throw your hand” atau “jangan menyerah”. Kalimat ini dalam Bahasa Inggris bisa diartikan sebagai metafora untuk bunuh diri.

Peter berkata lewat lagu itu mereka ingin menjangkau anak remaja usia 17 tahun dan berkata, “tidak apa-apa—situasi sulit sekarang ini tapi hidup akan membaik.” Tapi pesan ini juga bisa diterapkan dalam berbagai hal lainnya misalnya ekonomi.

Lagu itu juga dianggap memiliki makna pribadi untuk band R.E.M. Kritikus musik rock Garry Mulholland pernah berkata jika lagu itu menggambarkan semua tragedi dan persoalan pribadi yang pernah dialami sang vokalis Michael Stipe. Versi awal lagu itu terdapat kalimat, “Everybody hurts, even the singer of the song. [Semua orang terluka, bahkan penyanyi lagu ini]”.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge