0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Sosok Wildan, Koordinator Peredaran Pil PCC di Soloraya

Tersangka Wildan (baju merah, paling kiri) yang menjadi koordinator jaringan Pil PCC di Soloraya (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Tersangka Wildan Adhyastha (24) diindikasi sebagai koordinator dalam peredaran Pil Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC) di Kawasan Eks-Karisidenan Surakarta (Soloraya). Warga Jl Gelatik, Langenharjo RT04/ RW07 Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo tersebut merupakan anak buah Sri Anggono alias Ronggo yang berhasil dibekuk di Semarang.

“Yang berhasil ditangkap di Kawasan Solo ini dikoordinatori oleh Wildan. Sedangkan Wildan ini merupakan anak buah dari Ronggo yang ditangkap di Semarang,” terang Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso, di Solo, Senin (4/12) siang.

Diri hasil penyidikan yang dilakukan, kata Buwas, dalam sehari pabrik di Kawasan Jl Setia Budi No 66 Kampung Cinderejo Lor RT01/ RW04 Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo ini mampu memroduksi sekitar 50 ribu – 100 ribu butir Pil PCC dengan omset mencapai Rp 2,7 miliar per bulan. Sedangkan pekerja pembuatan obat terlarang di tempat tersebut digaji antara Rp 2 juta – Rp 3 juta.

“Setelah Pil PCC berhasil di produksi, akan diedarkan di wilayah tujuan Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Sulawesi Selatang, Sulawei Tenggara hingga Jakarta,” kata Buwas –sapaan akrab Komjen Pol Budi Waseso.

Selama beroperasi sejak Januari 2017 lalu, pabrik di Solo tersebut diperkirakan telah memproduksi Pil PCC sebanyak 50juta butir dengan diberi label Zenit P. Fakta yang lebih mencengangkan adalah bahan yang digunakan untuk pembuatan pil tersebut tidak diijinkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM).

“Obat ini telah dilarang beredar. Sejak awal tahun, jaringan Onggo ini telah mengedarkan 50 juta butir Pil PCC,” ungkap Buwas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge