0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Alasan Pabrik Pil PCC di Tengah Pemukiman Warga

Mesin pembuat pil PCC yang disita petugas (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pabrik pembuatan Pil Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC) sengaja memilih lokasi di tengah pemukiman warga untuk menghindari kecuriagaan. Pasalnya, di tengah pemukiman warga, mereka dapat berbaur dan minim untuk dicurigai ketimbang berada di lokasi terpencil.

“Mereka sengaja memilih lokasi di kawasan pemukiman untuk menghindari kecurigaan,” terang Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso, di Solo, Senin (4/12) siang.

Selain untuk menghindari kecurigaan, juga untuk memudahkan distribusi obat terlarang. Sehingga, obat jenis PCC yang telah rampung dikemas akan langsung diambil oleh para bandar untuk segera diedarkan.

“Kalau di tengah pemukiman kan lebih gampang untuk memasarkan dibandingkan dikawasan terpencil,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT01/ RW04  Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Budi mengaku, warganya pernah mengeluhkan jika di lokasi tersebut sering terdengar suara mesin. Akan tetapi, mereka tidak begitu curiga lantaran lokasinya dekat dengan Terminal Tirtonadi.

“Ya kemarin ada yang sambat (bising bunyi mesin —Red). Tapi mereka menganggap wajar karena lokasinya berada dekat terminal,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge