0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Telusuri Kepemilikan Senjata Milik Tersangka Pembuat PCC

Pil PCC yang disita petugas (merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak 13 juta butir PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol) disita petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Pabrik yang ada di di Jalan Halmahera Raya, Semarang itu memproduksi hingga jutaan butir per pekan. Penggerebekan pabrik PCC ini dinilai sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan pemilik pabrik yang ditahan bernama Djoni yang ditangkap di rumahnya Jalan Gajah Barat IV Semarang.

“Dari tersangka ini diamankan pula satu Toyota Fortuner dan pistol merek Zettira beserta 20 peluru karet,” jelasnya, Senin (4/12).

Budi mengatakan akan melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai kepemilikan senjata ini. Satu pemilik pabrik lain, bernama Sri Anggono alias Ronggo.

“Dia sempat melarikan diri dari rumahnya di Tasikmalaya tapi ditangkap di Bandung Jawa Barat,” tegas Budi Waseso.

Untuk penjaga malam yang ditangkap di gudang Jalan Gajah Timur Dalam I No.2 Semarang adalah Heri. Di gudang ini terdapat 1 juta pil PCC, 1.390.000 pil warna kuning yang disebut Nova, 8 karton pil Angiofen berisi 72.000 butir, serbuk warna kuning untuk pil Nova seberat 27 kilogram.

“Serbuk ini jika dibuat bisa menghasilkan 1 juta pil,” ucap Budi Waseso.

Selain itu, diamankan juga 180 rol aluminium foil merek Zenit Karnoven seharga Rp 5 juta, satu mobil Nissan Evalia, dan sepeda motor Honda.

Tersangka yang menjadi pekerja di pabrik tersebut adalah Ahmad, Zaenal, Tono, Panuwi, Ade Ruslan, Hartoyo, Budi, Kriswanto, Ade Ridwan, Krisno, dan Suroso.

“Mereka bekerja per bidang. Ada yang menimbang, meracik dan meramu, pres obat, mengayak, dan packing,” terang Budi Waseso.

Seperti diketahui, tim gabungan BNN, Mabes Polri, dan Polda Jateng menggerebek pabrik pembuatan pil PCC. Penggerebekan dilakukan Minggu (3/12) di Semarang dan Solo. Dalam satu hari, pabrik ini mampu membuat satu juta pil.

[ded]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge