0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Buwas Geram! Instansi Pemerintah Dinilai Lempar Tanggung Jawab

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso dibuat geram dengan penanganan peredaran obat terlarang jenis Pil Paracetamol, Cafein,dan Carisoprodol (PCC) di Indonesia. Pasalnya, kewenangan dari pemerintah dalam menangani jenis obat keras ini dinilai lamban dan berbelit. Sedangkan dilapangan, korban dengan sasaran anak-anak terus berjatuhan.

“Jika tak segera ditangani, tentu generasi bangsa akan terancam,” tandas Buwas, sapaan akrab Komjen Pol Budi Waseso, di Solo, Senin (4/12) siang.

Saat kasus Pil PCC muncul di Bulan September lalu, kata Buwas, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan Kementerian Kesehatan saling lempar tanggung jawab. Disisi lain, BNN juga dipojokkan dengan kewenangan untuk penanganan kasus tersebut. Akan tetapi, pihaknya berkeyakinan jika tidak segera dilakukan penanganan terhadap kasus tersebut maka generasi penerus bangsa akan terancam.

“Maka dari itu, kami bergerak cepat dengan melakukan penanganan termasuk membongkar kasus ini,” terangnya.

Dalam penanganan kasus tersebut, pihaknya berhasil mengamankan jutaan butir Pil PCC siap edar. Termasuk menutup pabrik pembuatannya yang ada di Semarang dan Solo. Pabrik pembuatan pil PCC di Solo dilengkapi dengan mesin pembuat serta pengemasan sehingga siap diedarkan.

“Ini merupakan bukti keseriusan kami dalam memerangi obat terlarang. Diharapkan, pemerintah lebih peka dalam memerangi obat terlarang yang mengancam generasi bangsa,” tegas Buwas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge