0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terkendala Medan, Pengiriman Logistik Menggunakan Motor Trail

Relawan droping bantuan logistik di Kecamatan Karangtengah menggunakan sepeda motor trail (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Bencana alam yang melanda 20 kecamatan dan 89 desa di Wonogiri membuat sejumlah pihak memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban. Ratuan relawan, anggota TNI/Polri dikerahkan untuk penangangan paska bencana. Baik untuk menyalurkan bantuan logistik maupun membuka akses jalan.

”Di Kecamatan Karang Tengah saja, jumlah warga terdampak bencana alam yang diungsikan totalnya ada 3.280 orang,” ungkap Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto, Minggu (3/12).

Dalam pengiriman logistik kepada pengungsi, pihaknya terkendala sulitnya akses jalan yang masih tertutup material longsoran. Bahkan sejumlah jembatan mengalami kerusakan. Untuk pengiriman logistik ke wilayah tersebut, terpaksa menggunakan kedaraan roda doa.

”Semua bantuan logistik sudah kami droping sampai titik pengungsian. Untuk bantuan ke Desa Purwoharjo juga sudah. Terpaksa ditempuh menggunakan sepeda motor trail, karena mengingat besarnya timbunan material jadi roda empat belum bisa menembus,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, sudah empat hari tim gabungan berupaya membuka akses jalan di Karangtengah. Selain mengerahkan anggota TNI/Polri dan ratusan relawan, pihaknya juga menggunakan empat alat berat.

Pembukaan akses jalan menggunakan alat berat (timlo.net/tarmuji)

“Ada beberapa titik lokasi, diantaranya pengerukan tanah pada jalan yang yang menghubungkan Desa Karangtengah dan Desa Purwoharjo. Kemudian jalan yang menghubungkan Desa Karangtengah dengan Dusun Posong, Dusun Pule dan Desa Karanganyar. Untuk akses jalan yang sudah terbuka atau dapat dilalui roda empat baru dari Desa Temboro sampai dengan Dusun Posong Desa Karangtengah dengan jarak tempuh kurang lebih enam kilometer,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge