0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Keluhkan Kelangkaan Gas Tabung Melon

Pedagang mengeluh kelangkaan gas ukuran 3 kilogram (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram dirasakan oleh sejumlah pedagang di Kawasan Shelter Manahan, Solo. Pasalnya, sejak beberapa minggu terakhir mereka selalu kehabisan stok tabung gas melon tersebut. meski telah berupaya mendatangi sejumlah toko, akan tetapi usaha yang dilakukan tersebut jarang membuahkan hasil.

“Susah mas nyari tabung melon (elpiji ukuran 3 kilogram-red). Kadang sampai lima toko belum karuan dapat,” terang salah seorang pedagang tahu kupat di Shelter Manahan, Heri (35).

Tak hanya itu, meski dirinya telah menjadi pelanggan tetap di salah satu agen penjual gas, namun jika tidak cepat maka akan diserobot oleh yang lain. Maka dari itu, jika dirinya mendapat kabar ada dropping gas maka harus cepat datang ‘menjemput’ tabung gas pesanannya.

“Kadang di agen udah banyak antri. Telat sedikit, diserobot yang lain,” katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, kata Heri, mau tidak mau dirinya harus melakukan pengiritan dalam penggunaan gas. Agar dirinya tidak kesulitan untuk mencari bahan bakar.

Tak hanya Heri, hal serupa juga dirasakan Sri (45). Pedagang nasi sayur ini juga mengaku susah untuk mencari stok pasokan gas 3 kilogram.

“Ada dua tiga minggu terakhir ini susah nyari gas 3 kilogram. Sejumlah toko banyak kehabisan stok, jadi makin langka,” katanya.

Ia berharap, ketersediaan bahan bakar khususnya tabun gas ukuran 3 kilogram dapat terjamin. Selain harganya yang murah, juga sebagai penopang berlangsungnya kegaitan ekonomi jual beli yang menggunakan bahan bakar gas sebagai penopangnya.

“Kalau saya masak kan butuh gas, kalau gak ada gas gimana mau jualan,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge