0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Datang, Sejumlah Peralatan Antisipasi Bencana Rusak

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, mengecek peralatan SAR Polres Sragen (foto: Agung Widodo)

Sragen – Memasuki musim penghujan ini sejumlah titik dinyatakan rawan bencana. Termasuk Kabupaten Sragen yang kerap terkena banjir dan longsor. Namun beberapa peralatan Early Warning System (EWS) untuk antisipasi bencana tidak berfungsi, bahkan ada yang hilang.

”Di Sragen terdapat sembilan EWS, tapi ada dua yang rusak dan satu hilang,” kata Kepala harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Dwi Sigit Kartanto, Sabtu (2/12).

Menurut Sigit, kesembilan EWS itu sebenarnya dipasang di anak Sungai Bengawan Solo seperti Sungai Garuda dan Mungkung. Namun beberapa tidak berfungsi.

Dia menyampaikan, untuk EWS anak Bengawan Solo belum ada rencana penambahan. Pasalnya, EWS tersebut bukan di bawah pengelolaan BPBD.

”Jadi BPBD hanya melaporkan pada pemiliknya jika ada kerusakan, ada dari Jasa Tirta, ada PSDA dan sebagainya,” terang Sigit.

Sementara, Polres Sragen sendiri telah melakukan langkah antisipasi bencana dengan menyiagakan personel dan sejumlah peralatan. Polres memastikan peralatan siap untuk digunakan jika dibutuhkan sewaktu-waktu.

”Kita melakukan pengecekan personel dan peralatan SAR untuk antisipasi bencana alam di Sragen,” kata Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge