0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Massa Alumni 212 Dengarkan Rekaman Habib Rizieq

Reuni akbar alumni 212 di Monas (merdeka.com)

Timlo.net – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab memberikan pernyataan pada aksi reuni akbar alumni 212 di Monas, Sabtu (2/12) melalui rekaman suara. Dalam rekaman itu, Rizieq menyinggung soal NKRI Bersyariah. Menurutnya, itu berdasarkan amanat Pancasila dan UUD 1945.

“Berdasarkan Pancasila asli dibuat Piagam Jakarta sebagaimana Dekrit Presiden, itulah NKRI Bersyariah,” ujarnya.

Karena itu, dia meminta tak perlu ada kecurigaan dan fitnah bahwa NKRI Bersyariah akan mengancam semangat Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945.

“Karena NKRI bersyariah berdasarkan UUD yang asli,” sebutnya.

Rizieq mengatakan NKRI bersyariah merupakan NKRI yang beragama. Bukan atheis atau komunis, melainkan NKRI yang berlandaskan sila pertama Pancasila yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.

Melalui reuni 212, dia mengajak massa berjuang menuju Indonesia berkah dan memperjuangkan NKRI Bersyariah.

“NKRI Bersyariah ingin menghilangkan kebhinekaan itu fitnah, dusta dan bohong oleh mereka-mereka yang anti syarikat Islam,” ujarnya.

Menurutnya, NKRI Bersyariah justru dapat menjaga persatuan Indonesia serta mengedepankan musyawarah, sehingga dapat melindungi semua agama dari penistaan dan pelecehan.

“NKRI bersyariah melindungi umat Islam dari segala produk yang haram, baik makanan dan minuman serta obat-obatan. NKRI bersyariah mencintai ulama bukan mengkriminalisasi atau memperlakukan seperti teroris,” jelasnya.

Lebih jauh dia mengatakan, NKRI bersyariah merupakan NKRI yang anti korupsi, minuman keras, judi, narkoba, pornografi, prostitusi dan anti LGBT serta anti kebohongan dan kezaliman.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge