0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Pemancing Digulung Ombak Laut Selatan

ilustrasi tenggelam (merdeka.com)

Timlo.net – Dua pemancing terseret gelombang saat mencari ikan di Pantai Karangbolong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Saat peristiwa terjadi, korban bersama dua pemancing lainnya sedang mencari ikan di lokasi. Keempat pemancing itu diketahui bernama Riki Asmari (31), Jabarudin Sadewa (25), Suparja (35), dan Junaedi (25), seluruhnya warga Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring, Kebumen.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari personel SAR Lawet Kebumen, saudara Ferry, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB,” kata Koordinator Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap, Mulwahyono, Jumat (1/12).

Karena asyik memancing, keempat pemancing itu tidak menyadari jika ada gelombang tinggi yang datang dan langsung menghantam mereka. Akibat kejadian tersebut, Riki Asmari dan Jabarudin Sadewa hilang terseret gelombang, sedangkan Suparja dan Junaedi selamat dari musibah itu.

“Suparja merupakan kakak kandung Riki Asmari, sedangkan Junaedi merupakan adik kandung Riki Asmari,” jelas Mulwahyono.

Lebih lanjut, dia mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya segera memberangkatkan satu regu Basarnas beserta peralatan lengkap menuju lokasi kejadian untuk mencari korban.

Dia mengimbau masyarakat khususnya wisatawan dan pemancing ikan agar berhati-hati serta waspada saat berada di tepi pantai karena gelombang tinggi berpotensi terjadi akibat pengaruh siklon tropis Dahlia di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa.

Sebelumnya, Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di laut selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlaku sejak tanggal 1 Desember, pukul 07.00 WIB, hingga 2 Desember, pukul 07.00 WIB.

Dalam hal ini, tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen, perairan selatan Purworejo, dan perairan selatan Yogyakarta. Sementara tinggi gelombang 6-7 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Cilacap hingga Yogyakarta.

Berdasarkan analisis BMKG, posisi siklon tropis Dahlia di Samudra Hindia pada hari Jumat (1/12), pukul 07.00 WIB, berada di 10,1 lintang selatan dan 109,1 bujur timur atau sekitar 305 kilometer sebelah selatan-barat daya Cilacap yang bergerak ke arah timur-tenggara menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan gerak 15 knots atau 27 kilometer per jam dan kecepatan angin maksimum 45 knots atau 85 kilometer per jam.

[fik]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge